Kelinci raksasa mati di pesawat, United Airlines kembali jadi sorotan

Giant rabbit - not Simon Hak atas foto Getty Images
Image caption Ini bukan Simon. Tapi kelinci raksasa seperti ini (kanan) bisa sangat berharga.

Maskapai United Airlines menyelidiki kematian seekor kelinci raksasa yang diangkut dalam salah satu pesawatnya.

Kelinci raksasa dengan panjang tubuh 90 cm, yang disebut Simon itu, ditemukan mati dalam kargo saat pesawat tiba di bandara O'Hare Chicago dari London Heathrow.

Laporan-laporan di media Inggris menyebutkan bahwa kelinci raksasa itu sedang dalam perjalanan dikirim kepada seorang 'selebritas' yang merupakan pemilik barunya.

Maskapai United Airlines yang selama beberapa minggu jadi sorotan akibat insiden penyyeretan paksa seorang penumpang, menyatakan 'duka' atas kematian Simon.

'Keselamatan hewan'

Kematian hewan dalam pesawat memang jarang terjadi, tapi beberapa kali terjadi.

Departemen Perhubungan AS menunjukkan angka-angka dari tahun 2015 -data terbaru yang tersedia- maskapai penerbangan AS melaporkan 35 kematian hewan dalam pesawat.

Dari jumlah tersebut, 14 hewan diantaranya mati dalam penerbangan pesawat United, dan sembilan ekor binatang ainnya terluka. Sepanjang tahun, United sudah mengangkut 97.156 hewan, berarti ada 237 insiden untuk setiap 10.000 hewan yang diangkut selama periode tersebut.

Dengan demikian, United Airlines mencatat tingkat kematian hewan tertinggi dalam dunia penerbangan AS, menurut data tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke BBC, maskapai United Airlines mengatakan: "Kami sangat sedih mendengar berita ini. Keselamatan dan kesejahteraan semua hewan yang bepergian dengan kami sangat penting bagi United Airlines dan tim PetSafe (bagian yang menangani keselamatan hewan peliharaan) kami.

"Kami sudah menghubungi klien kami dan menawarkan bantuan. Kami akan mengkaji kembali masalah ini."

Hak atas foto Reuters

Surat kabar The Sun melaporkan bahwa Simon merupakan anak kelinci terbesar di dunia - kelinci raksasa lainnya yang diberi nama Darius memiliki panjang tubuh 1.3 meter.

Sang pemilik kelinci, Annette Edwards mengatakan kepada surat kabar tersebut: "Simon sudah menjalani pemeriksaan oleh dokter hewan tiga jam sebelum penerbangan dan dinyatakan sehat."

"Sesuatu yang sangat ganjil terjadi dan saya ingin tahu apa itu. Saya sudah mengirim kelinci ke seluruh dunia dan hal seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya."

Menuai kritikan

United mendapat sorotan negatif setelah penumpang Dr David Dao kehilangan dua gigi depan dan mengalami patah hidung saat ia dipindahkan secara paksa dari sebuah pesawat karena kelebihan penumpang.

Rekaman video kejadian itu diedarkan seorang penumpang dan menjadi viral dan insiden itu menuai kemarahan dan kecaman luas terhadap maskapai ini.

Perusahaan itu telah meminta maaf dan mengkaji ulang kebijakannya dalam soal kelebihan penumpang.

Pada akhir Maret, United juga banyak dikritik di media sosial setelah dilaporkan melarang dua gadis terbang karena mengenakan celana legging dalam penerbangan dari Denver ke Minneapolis.

United mengatakan bahwa gadis-gadis itu bepergian dengan izin khusus untuk karyawan dan tamu mereka, yang memiliki kode etik dalam hal berpakaian.

Topik terkait

Berita terkait