Arab Saudi bangkitkan industri hiburan, diharapkan bantu topang ekonomi

Pangeran Mohammed bin Salman al Saud Hak atas foto Reuters
Image caption Pangeran Mohammed bin Salman al Saud ingin melakukan reformasi besar-besaran terhadap perekonomian Arab Saudi.

Wakil Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman al Saud mengatakan industri hiburan dan pariwisata diharapkan dapat membantu negara itu mengakhiri ketergantungan pada minyak.

Pangeran Mohammed selama ini dipandang sebagai sosok yang berada di belakang reformasi ekonomi Arab Saudi.

Dikatakannya bahwa pengembangan industri hiburan asli dalam negeri dan pariwisata berpotensi mendatangkan pemasukan US$22 miliar atau sekitar Rp293 triliun.

Angka itu didapat dari penghitungan jumlah uang yang dibelanjakan oleh warga Arab Saudi di luar negeri, antara lain untuk tujuan pariwisata dan hiburan.

Dalam wawancara tentang berbagai topik dengan saluran televisi Arab Saudi, Al Arabiya, Pangeran Mohammed mengatakan sejumlah langkah pengetatan yang sebelumnya ditempuh sekarang dilonggarkan lagi setelah harga minyak sebagai sumber utama pendapatan negara mengalami kenaikan.

Hak atas foto SAUDI PRESS AGENCY/EPA
Image caption Pangeran Mohammed menerima kunjungan Kanselir Jerman Angela Merkel di Jeddah pada Minggu (30/04).

Namun ditambahkannya langkah-langkah pengetatan dapat pula diberlakukan lagi jika memang dipandang perlu.

Rencana pengembangan hiburan dalam negeri ini sudah diumumkan pada bulan April. Disebutkan bahwa pemerintah Arab Saudi berencana membangun kota hiburan di pinggir Kota Riyadh seluas 334 kilometer persegi.

Di sana akan ditawarkan beragam kegiatan, seperti kebudayaan, olahraga, dan hiburan, termasuk taman rekreasi dengan wahana permainan serta taman safari.

Topik terkait

Berita terkait