Perusahaan Inggris minta maaf usai ejek pelamar kerja

Anna Jacobs
Image caption Anna Jacobs mengatakan kepada BBC bahwa dia amat marah menerima email yang penuh dengan ejekan.

Sebuah perusahaan Inggris meminta maaf kepada seorang perempuan tamatan universitas yang mencari kerja karena menyebutnya sebagai 'orang aneh karena bersekolah di rumah'.

Ejekan itu tampaknya secara tidak sengaja masuk dalam email resmi untuk membalas lamaran kerjanya.

Anna Jacobs, dari Kent, Inggris tenggara, mengajukan lamaran untuk sebuah lowongan pekerjaan di Layanan Lingkungan Tecomak, yang berkantor di kota Tonbridge.

Perusahaan tempatnya melamar kerja kemudian membalas email dan memberitahu bahwa dia dipanggil untuk wawancara. Namun, dalam email itu terdapat beberapa komentar yang mengejek, antara lain bahwa 'dia cuma layak diwawancara untuk jadi tertawaan', 'tukang peluk pohon bodoh yang beraliran politik kiri', serta 'tidak dapat pekerjaan sejak tamat universitas'.

Dalam email permintaan maaf, pimpinan Tecomak, Ross Black, menyampaikan bahwa dia memahami bagaimana 'hal itu amat menjengkelkan.'

"Jelas bahwa komentar itu tidak resmi dan tidak sesuai dengan standar profesional yang diharapkan dari perusahaan seperti kami," jelas Black.

Dia juga menegaskan kembali bahwa biodata Jacobs menarik dan termasuk dalam calon yang akan diwawancara karena terpilih dari 40 lebih pelamar.

"Kami dengan senang hati akan mewawancarai Anda sebagai salah satu calon kuat yang sudah melamar dan jika Anda menerima wawancara itu, akan dijamin bahwa lamaran Anda diperlakukan secara adil dan tepat."

Image caption Salah satu ejekan mengatakan,'Tidak dapat pekerjaan sejak tamat dari universitas'.

Sebelum adanya permintaan maaf tersebut, Jacobs mengaku amat marah mendapat email yang penuh ejekan.

"Saya pikir betapa beraninya seseorang berkomentar tentang biodata saya dan tentang saya. Saya benar-benar marah," tuturnya kepada BBC.

Topik terkait

Berita terkait