Gugatan hukum karena kirim teks saat kencan nonton film

Brandon Vezmar Hak atas foto Facebook
Image caption Brandon Vezmar berpendapat mengirim pesan saat menonton merupakan 'pelanggaran langsung atas' kebijakan bioskop.

Seorang pria di Texas, Amerika Serikat, mengajukan gugatan hukum atas seorang perempuan untuk membayar tiket bioskop karena mengirim pesan saat kencan menonton film.

Brandon Vezmar mengatakan teman kencannya ke luar dari bioskop saat pemutaran film Guardians of the Galaxy Vol. 2 setelah memprotes perempuan itu yang terus menerus menggunakan telepon genggamnya.

Pria berusia 37 tahun itu mengajukan gugatan di ibu kota negara bagian Texas, Austin, untuk pengembalian biaya tiket bioskop seharga US$17,31 atau sekitar Rp230.000 dengan alasan perilaku sang perempuan merupakan 'ancaman atas peradaban masyarakat'.

Perempuan yang tidak disebut namanya menolak untuk membayar kembali tiket karena pria itu 'mengajaknya kencan'.

"Ya Tuhan. Ini gila," kata sang perempuan kepada koran Austin American-Statesman.

Hak atas foto Twitter
Image caption Brandon Vezmar antara lain menulis satu pesan dan satu panggilan teleponnya tidak berbalas, dan 'pesan dua hari berikutnya serius > gugatan hukum'.

Menurut Vezmar, perempuan bersangkutan mulai mengirim pesan 15 menit sebelum film dimulai pada kencan pertama tanggal 6 Mei.

"Itu seperti kencan pertama dari neraka," jelas Vezmar kepada Austin American-Statesman.

Minta dihentikan

Dia meminta agar perempuan itu berhenti mengirim pesan namun dia menolak sehingga menyarankan agar ke luar saja dari bioskop.

Maka sang perempuan ke luar tapi tidak masuk lagi ke dalam bioskop dan beberapa hari kemudian Vezmar memintanya untuk membayar kembali tiket namun ditolak.

Menurut sang perempuan, dia hanya mengirim pesan dua hingga tiga kali kepada temannya sesama perempuan yang sedang bertengkar dengan pacarnya.

"Saya menaruh telepon di bawah dan tidak mengganggu siapa pun," tambahnya.

Gugatan hukum yang diajukan Vezmar menyebutkan pengiriman pesan merupakan 'pelanggaran langsung' atas kebijakan bioskop dan perempuan yang digugat itu secara merugikan telah mempengaruhi 'pengalaman menonton dia dan para pelanggan lain'.

"Walau ganti ruginya kecil, prinsipnya penting karena perilaku tergugat merupakan ancaman bagi peradaban masyarakat," seperti tertulis dalam gugatan.

Pimpinan bioskop, Tim League, sudah menawarkan ganti rugi kepada Vezmar dalam bentuk kupon hadiah jika dia mencabut gugatan tersebut.

Topik terkait

Berita terkait