Teknologi pemindai mata Samsung S8 ternyata bisa dikelabui dengan foto mata

Samsung S8 Hak atas foto CCC
Image caption Para ilmuwan di Chaos Computer Club mencetak gambar mata yang diambil dari seorang sukarelawan menggunakan pemindai iris S8.

Teknologi keamanan pemindai mata Samsung, yang digunakan pada ponsel jenis Galaxy S8 yang baru, ternyata bisa dikelabui dengan foto mata dan lensa kontak.

Pemindai selaput pelangi atau iris mata ini bisa digunakan untuk membuka ponsel yang terkunci hanya dengan melihatnya, yang menurut Samsung, dilengkapi dengan 'keamanan yang ketat.'

Namun para periset di Chaos Computer Club dengan mudahnya bisa mengelabui perangkat tersebut dengan gambar mata, kata Motherboard.

Pihak Samsung mengatakan kepada BBC bahwa mereka "belum mengetahui masalah ini".

Hak atas foto SAMSUNG
Image caption Dalam situs perusahaannya, pihak Samsung mengatakan bahwa pemindai iris "hampir tidak mungkin untuk ditiru."

Langkah pertama yang dilakukan para ilmuwan ini adalah mengatur keamanan telepon dengan memakai mata seorang relawan menggunakan pemindai iris S8.

Lalu mereka mengambil foto salah satu mata relawan, menggunakan kamera digital dengan pengaturan penglihatan infra merah pada malam hari.

Setelah mencetak gambar, para peneliti kemudian menaruh lensa kontak di atas foto tersebut.

Tim ilmuwan selanjutnya mengunggah sebuah video yang menunjukkan ponsel jenis S8 ini membuka kunci keamanan saat melihat foto mata palsu.

Hak atas foto CCC
Image caption Kunci keamanan ponsel itu terbuka saat melihat gambar mata palsu atau bukan pemiliknya.

Perusahaan Samsung mengatakan bahwa teknologi pemindaian iris mata ini sudah melewati 'pengujian yang ketat' untuk 'mencegah berbagai upaya yang membahayakan keamanannya.'

"Jika ada potensi kerentanan atau kemunculan metode baru yang menerabas upaya kami dalam memastikan keamanan setiap saat, kami akan menanggapi secepat mungkin untuk menyelesaikan masalah ini."

Pakar keamanan Ken Munro, mengatakan bahwa penemuan tersebut adalah pengingat tambahan bahwa biometrik tetap memiliki kelemahan.

"Secara pribadi, saya lebih memilih sidik jari untuk membuka telepon. Jari-jari Anda sudah memegang telepon Anda, jadi mengapa tidak menggunakan jari saja daripada mengayunkan telepon di depan wajah Anda?

"Jika Anda ingin benar-benar aman, pilihlah sidik jari dan nomor rahasia. Jika Anda harus membuka dengan iris, maka berjalanlah dengan mata terpejam, agar selaput pelangi mata Anda tidak bisa difoto."

Para pemilik ponsel Galaxy S8 memiliki pilihan untuk menggunakan kata sandi atau nomor rahasia untuk membuka telepon mereka, di samping menggunakan pemindai iris.

Topik terkait

Berita terkait