Misteri tanda SOS di Western Australia 'terungkap'

sos Hak atas foto WA POLICE
Image caption Batuan tersebut ditemukan oleh pilot helikopter pada Mei lalu, yang memicu kekhawatiran bahwa ada seseorang atau lebih yang meminta pertolongan.

Kepolisian Australia mengatakan mereka kemungkinan telah menemukan siapa yang meninggalkan tanda SOS - isyarat permintaan tolong - yang terbuat dari batu di wilayah terpencil di Western Australia.

Batuan tersebut ditemukan oleh pilot helikopter pada Mei lalu, yang memicu kekhawatiran bahwa ada seseorang atau lebih yang meminta pertolongan.

Polisi saat ini meyakini tanda itu kemungkinan sinyal bahaya yang ditinggalkan oleh pasangan pria dan perempuan yang terdampar di wilayah itu pada 2013 lalu.

Mereka mengatakan bahwa mereka telah dihubungi oleh keluarga pria tersebut, yang telah membaca berita tersebut di BBC.

"Saudara laki-laki pria tersebut benar-benar membaca artikelnya di BBC," kata pejabat kepolisian di Western Australia, Dave Rudd.

Pria tersebut, yang disebut bernama John, mengatakan bahwa saudaranya - yang diidentifikasi sebagai Robert - dan seorang perempuan berada di atas kapal pesiar yang terdampar di Swift Bay, sekitar 500km dari kota Broome pada 2013.

Pasangan itu menyelamatkan diri dengan menaiki perahu yang kemudian "diserang beberapa buaya", tetapi berhasil sampai ke bibir pantai dan membuat tanda SOS dengan bebatuan.

Rudd mengatakan mereka dapat bertahan hidup dengan jatah makanan yang tersisa, mengais air tawar dan akhirnya diselamatkan sebuah kapal pesiar yang melalui perairan tersebut.

Polisi mengatakan mereka belum bisa berbicara langsung dengan Robert, karena dia sedang berada di sebuah kapal di Laut Tengah.

Tetapi mereka mengatakan telah melihat foto-foto yang menunjukkan adanya tanda permintaan tolong yang diambil saat pasangan tersebut mengalami masalah.

"Kita bisa melihat dari foto itu berada lokasi yang sama dan tanda SOS yang sama," kata Rudd.

"Kami sangat yakin dengan temuan kami, tetapi tentu saja ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab sebelum kami berbicara langsung dengan pasangan itu," tambahnya.

Berita terkait