Raja Thailand tidak terluka dalam insiden penembakan di Jerman

Vajiralongkorn, thailand, Hak atas foto Reuters
Image caption Pentahbisan resmi Raja Maha Vajiralongkorn baru akan digelar setelah kremasi jenazah ayahnya, yang akan berlangsung tahun ini.

Pihak berwenang Jerman memastikan Raja Thailand tidak terluka dalam insiden penembakan oleh dua remaja di kegelapan dengan menggunakan pistol angin.

Raja Maha Vajiralongkorn -yang banyak menghabiskan waktunya di Jerman- saat itu sedang bersepeda pada malam hari bersama pengawalnya di dekat bandara Muenchen.

Dua remaja berusia 13 dan 14 tahun menembaknya dari jendela sebuah rumah di kota Erding, Sabtu 10 Juni lalu, kata jaksa.

Tidak jelas apakah Raja terkena tembakan pistol angin itu namun tidak ada yang cedera. Juga tidak diketahui sasaran penembakan yang sebenarnya.

Raja Vajiralongkorn yang berusia 64 tahun, naik tahta tahun lalu setelah ayahnya, Bhumibol Adulyadej, meninggal pada 13 Oktober 2016.

"Hingga saat ini, tidak jelas apakah raja terkena," kata juru bicara kantor kejaksaan setempat, Thomas Rauscher, kepada BBC Thai.

Image caption Tahun 2015, Maha Vajiralongkorn -saat masih putra mahkota- menggelar acara bersepeda di Bangkok untuk mengenang ibunya, Ratu Sirikit.

"Yang diketahui adalah raja menjadi bagian dari sekelompok pesepeda dan tembakan diarahkan pada kelompok itu."

"Jumlah total tembakan masih belum diketahui. Namun kami tahu lebih dari satu tembakan dilepaskan," tambah Rauscher.

Seorang remaja berusia 14 tahun sedang dalam penyelidikan dengan tuduhan berupaya mencederai walau raja tidak menyampaikan pengaduan. Sementara seorang remaja berusia 13 tahun, menurut hukum Jerman, terlalu muda untuk menjalani proses hukum.

"Raja tidak ingin mengajukan laporan hukum atas anak itu. Tapi di Jerman bukan korban yang memutuskan," jelas Rauscher.

Yang menelepon polisi untuk melaporkan insiden tersebut adalah para pengawal raja.

Raja Maha Vajiralongkorn memiliki dua vila di Danau Starnberg, yang terletak sekita 60km dari Erding, tempat insiden penembakan -menurut koran Bild Zeitung.

Walau sudah menjadi raja, namun penobatan resmi baru akan dilakukan setelah kremasi atas jenazah ayahnya, yang diperkirakan berlangsung tahun ini.

Hak atas foto AFP
Image caption Maha Vajiralongkorn -sebagai putra mahkota- mendamping ayahnya, mendiang Raja Bhumibol Adulyadej, dan mendiang ibunya, Ratu Sirikit, dalam acara ulang tahun raja pada 5 Desember 1999.

Mendiang Raja Bhumibol Adulyadej dianggap sebagai pilar stabilitas dalam kurun waktu tujuh dekade politik Thailand yang diwarnai dengan beberapa kekacauan.

Namun putranya agaknya masih belum sepopuler ayahnya dan menghabiskan banyak waktunya di luar negeri.

Menikah dan bercerai tiga kali, Raja Maha Vajiralongkorn memiliki tujuh anak dan kehidupan pribadinya tidak banyak diketahui masyarakat umum walau banyak yang tahu dia suka bersepeda.

Tahun 2015 lalu, ribuan pesepeda bergabung bersamanya -ketika masih menjadi putra mahkota- di ibu kota Bangkok untuk mengenang ibunya, Ratu Sirikit.

Topik terkait

Berita terkait