'Bordir kulit' sedang nge-trend di Cina

bordir Hak atas foto PEOPLE'S DAILY/SINA WEIBO
Image caption People's Daily memperingatkan orangtua untuk mewaspadai usaha menyakiti diri ini.

Media Cina meminta para orangtua untuk mewaspadai kecenderungan baru di internet: menjahit pola tertentu di kulit.

Pengguna online dalam beberapa minggu terakhir menaruh foto-foto di media sosial berupa pola yang dibordir ke kulit.

Kecenderungan ini sepertinya berasal dari karikatur Jepang yang dilarang dan sepertinya mengikuti trend menyakiti diri yang kontroversial "Blue Whale".

Media memperingatkan bentuk menyakiti diri seperti ini dapat menyebabkan infeksi bakteri atau virus, serta keracunan darah.

Hak atas foto PEOPLE'S DAILY/SINA WEIBO
Image caption Lebih 40.000 pengguna mengomentari peringatan People's Daily's Weibo .

Menyebar diam-diam

Media resmi People's Daily memperingatkan bordir kulit "dengan diam-diam menyebar di antara anak-anak muda" lewat saling berbagi foto pada halaman internet Sina Weibo.

Kebanyakan foto memperlihatkan para pelakunya menggunakan benang berwarna untuk menciptakan pola jelujur menembus kulit di tangan, kaki dan bahkan bibir mereka. Sebagian menambahkan manik dan pita sebagai hiasan.

Foto-foto ini menerima puluhan ribu komentar dari pengguna yang khawatir. Sebagian dari mereka menyebutkannya "penyakit", "kegilaan" dan "tindakan mutilasi diri".

"Bagaimana hal seperti menjadi trendi?" tanya "idodyu". "Yanliang520" menambahkan: "Apakah menggunakan telepon sudah tidak cukup menghibur?"

Hak atas foto DENIS CHARLET/AFP
Image caption Sebagian pegiat menjahit bibir sebagai bentuk protes.

Mengapa?

Sementara muncul banyak laporan di luar negeri tentang pengungsi atau pengunjuk rasa yang menjahit bibir sebagai bentuk protes, muncul kecemasan di Cina bahwa kecenderungan kontroversial ini akan menyebabkan tindakan mutilasi diri.

Banyak media melaporkan bahwa hal ini dipopulerkan di Cina lewat tokoh komik Jepang, Tokyo Ghoul.

Meskipun resminya dilarang di Cina daratan, komik ini ternyata digemari anak muda di negara itu.

Sejumlah pengguna media sosial berbagi foto seorang wanita yang menjahit bibirnya, tulang leher dan lengan agar mirip Juuzou Suzuya, salah satu tokohnya.

Media juga menyalahkan peningkatan ini karena keikutsertaan pada permainan internet "Blue Whale", yang semakin populer di Cina dalam dua bulan terakhir. Paling tidak satu remaja Cina ditangkap karena "menyebarkan ekstremisme", setelah menaruh foto dan komentar mengajak orang untuk ikut bermain.

Pada bulan Mei, media resmi China.cn melaporkan mesin pencari Baidu mengalami peningkatan pengguna web yang mencari "blue whale" dan istilah terkait.

Banyak portal berita yang akhirnya menindak forum dan kelompok chat yang dipandang mendorong usaha menyakiti diri.

Hak atas foto SINA WEIBO
Image caption Kelompok online seperti ini yang menyebarkan "bordir diri" telah ditutup.

Topik terkait

Berita terkait