Mantan model Italia korban serangan air keras kembali tampil

Gessica Notaro back at work (June 2017) Hak atas foto Gessica Notaro
Image caption Gessica Notaro mengatakan di akun Facebook bahwa singa laut memberinya kekuatan dalam menghadapi kehidupan yang berat sesudah serangan traumatik.

Seorang mantan finalis Miss Italia kembali bekerja sebagai pelatih singa laut, lima bulan setelah mengalami kerusakan parah pada wajah dan sebagian tubuhnya akibat zat asam yang disiramkan ke wajahnya.

Gessica Notaro, 28, mengatakan bahwa yang dia lakukan sekarang ini adalah untuk mendorong perempuan lain melawan perisakan dan pelecehan.

Di media sosial, dia memajang foto dirinya bersama dengan singa laut di akuarium tempat dia bekerja di Italia timur.

Mantan pacarnya sedang diadili untuk perkara itu, namun menyangkal terlibat dalam serangan.

Notaro dijadwalkan tampil dalam pertunjukan malam beberapa bulan mendatang di Rimini, sebuah kawasan resor di laut Adriatik.

Serangan yang dia alami waktu itu membuatnya hampir kehilangan penglihatan di mata kirinya.

Notaro menjalani sejumlah operasi sejak itu, dan matanya yang cedera tetap dibalut.

Dalam sebuah posting Facebook dia menulis: "Kekuatan saya? Ini dia," sambil menyentuh seekor singa laut.

Hak atas foto Mediaset
Image caption Gessica Notaro tampil di saluran televisi Canale 5 April lalu dalam acara bincang bersama pembawa acara terkenal Italia, Maurizio Costanzo.

Kisah Notaro menggugah imajinasi publik saat dia mengungkapkan penderitaannya di media sosial.

April lalu ia tampil di sebuah acara bincang televisi bersama pembawa acara terkenal Italia, Maurizio Costanzo. Dia mengecam mantan pacar Jorge Edson Tavares.

"Saya ingin Anda melihat apa yang dia lakukan terhadap saya: ini bukan cinta," katanya.

"Saat zat asam merusak wajah saya, saya berlutut berdoa kepada Tuhan, silakan mengambil kecantikan saya tapi setidaknya sisakan penglihatan saya."

Notaro berpisah dengan Tavares pada pertengahan tahun lalu.

Setelah itu dia melapor ke polisi, mengadukan bahwa dia dikuntit, lalu polisi mengerluarkan perintah agar Tavares tidak boleh menghampirinya dalam jarak dekat.

Pada tanggal 10 Januari mantan finalis Miss Italia itu disembur dengan asam hidroklorida oleh seorang pria yang dia identifikasi sebagai Tavares.

Tavares membantah keras tudingan itu dan mengaku tak terlibat dalam serangan.

Topik terkait

Berita terkait