Korea Selatan sediakan 'rumah murah' khusus untuk kaum muda

Apartemen di Seoul Hak atas foto EPA
Image caption Kalangan muda di Korea Selatan makin susah memiliki atau menyewa properti di kota-kota besar seperti di Seoul.

Kaum muda di Korea Selatan akan 'mendapatkan akses' terhadap rumah dengan biaya sewa yang terjangkau setelah pemerintah mengumumkan rencana membangun tak kurang dari 300.000 rumah sewa.

Beberapa di antaranya dengan mengubah gedung-gedung pemerintah -yang selama ini tak dipergunakan- menjadi apartemen, kata Menteri Infrastruktur dan Transportasi, Kim Hyun-mee, hari Senin (26/06).

Rumah-rumah ini diperuntukkan bagi kaum muda, berusia 20-an hingga 30-an tahun, yang selama ini sulit masuk ke pasar properti.

Ia mengumumkan rencana pemerintah tersebut saat mengunjungi rumah sewa yang ditawarkan kepada kaum muda yang baru lulus kuliah di Dongdaemun-gu dan Gwangjin-gu, di Seoul timur.

Menurut kantor berita Korea Selatan, Yonhap, banyak lulusan perguruan tinggi yang menghadapi tingginya biaya kuliah, mahalnya sewa rumah, dan sulitnya mendapatkan pekerjaan, terutama di ibu kota Seoul.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Menteri Kim Hyun-mee mengatakan kesulitan mengakses rumah bagi kaum muda antara lain disebabkan oleh 'investasi properti spekulatif'.

Mei lalu jumlah pengangguran mencapai tingkat tertinggi dalam 17 tahun, antara lain karena lesunya sektor manufaktur.

Menteri Kim Hyun-mee mengatakan kesulitan mengakses rumah bagi kaum muda antara lain disebabkan oleh 'investasi properti spekulatif' yang terus mendorong harga rumah dan apartemen di Korea Selatan.

Akibatnya warga biasa sulit memiliki rumah atau apartemen karena properti di pasar lebih banyak terambil oleh orang-orang atau investor yang membeli properti dengan tujuan disewakan, dengan harapan mendapat keuntungan dari harga sewa yang tinggi.

Pemerintah mengatakan akan mengetatkan peraturan tentang perumahan untuk mengatasi masalah ini.

Topik terkait

Berita terkait