Nigeria membangun parit untuk cegah serangan teroris

Parit Hak atas foto Borno State
Image caption Parit di sekeliling kampus Universitas Maiduguri dimaksudkan menyulitkan teroris melancarkan serangan di kompleks universitas.

Aparat di kawasan Nigeria timur laut telah memulai membuat parit sepanjang 17 kilometer di sekitar kompleks Universitas Maiduguri untuk mencegah serangan yang dilakukan kelompok milisi Boko Haram.

Pada hMinggu (25/06), tiga pengebom bunuh diri menyerang universitas. Akibatnya, para pelaku tewas bersama seorang anggota satpam yang tengah bertugas, kata polisi setempat.

Beberapa menit kemudian serangan serupa dilancarkan empat perempuan di pinggiran kota dan menewaskan 12 orang.

Dalam beberapa bulan belakangan terjadi peningkatan tajam aksi-aksi kekerasan di Maiduguri.

Parit ini dirancang sedemikian rupa sehingga pelaku serangan bom bunuh diri tak bisa mengendarai mobil masuk ke kompleks universitas. Parit tersebut juga menyulitkan teroris mengakses universitas dengan berjalan kaki.

Gubernur Borno, Kashim Shettima, mendanai pembangunan parit dari anggaran negara bagian dan telah meminta pemerintah pusat menyediakan dana untuk pembangunan pagar permanen.

Shettima juga mengeluarkan dana untuk membayar kelompok-kelompok pengamanan swakarsa setempat guna mendukung dan membantu patroli polisi.

Ia mengatakan bahwa universitas memang lembaga milik pemerintah federal, namun menjadi tanggung jawab pemerintah negara bagian untuk mencegah serangan terhadap universitas, yang jika terus terjadi maka lembaga pendidikan tersebut terpaksa ditutup.

Pemerintah Nigeria mengatakan bahwa kelompok Boko Haram sudah dikalahkan namun wartawan BBC di Lagos, Martin Patience, mengatakan militer Nigeria gagal mencegah serangan-serangan yang dilakukan kelompok ini.

Topik terkait

Berita terkait