Es krim angkat penjualan toserba Inggris pada bulan Juni

Inggris, es krim Hak atas foto Getty Images
Image caption Peningkatan penjualan es krim 'yang dipegang tangan' mencapai 24% pada bulan Juni di Inggris.

Suhu yang panas di Inggris sepanjang bulan Juni meningkatkan penjualan jaringan toko serba ada (toserba) Inggris karena banyak orang yang membeli es krim.

Perusahan riset pasar, Nielsen, mengatakan jaringan toserba utama Inggris menikmati laju kenaikan pemasukan terbesar sepanjang empat tahun belakangan, yaitu 4% dibanding Juni tahun lalu.

Peningkatan penjualan es krim 'yang dipegang tangan' mencapai 24% pada bulan Juni, yang merupakan Juni terpanas di Inggris sejak 1976.

Banyak juga orang yang makan malam di luar rumah atau yang dikenal dengan dined al frescodan penjualan quiche -atau semacam roti isi yang siap saji- naik sampai 11%.

Mike Watkins -pimpinan ritel dan bisnis Nielsen Inggris- mengatakan, "Cuaca pada awal musim panas memberi suntikan yang paling dibutuhkan toserba di lengannya."

Namun laporan terpisah perusahaan riset Kantar Worldpanel memperlihtkan bahwa inflasi juga menjadi pendorong bagi peningkatan pesat penjualan pangan dan kelontong, selain cuaca yang panas.

Hak atas foto PA/Gareth Fuller
Image caption Cuaca pada Juni 2017 merupakan Juni yang terpanas di Inggris sejak tahun 1976.

Peningkatan penjualan pangan dan kelontong diperkirakan mencapai 5%, dibanding masa 12 bulan hingga Juni tahun 2016 lalu.

Sementara harga pangan dan kelontong, menurut Fraser McKevitt dari Kantar Worldpanel, meningkat 3% sepanjang periode itu sehingga mendongkrak pengeluaran tambahan sebesar £133 atau sekitar Rp2,2 juta dalam belanja rata-rata rumah tangga pertahun di Inggris.

"Penggemar mentega dan ikan yang merasakan peningkatan harga, dengan mentega hampir 20% lebih mahal dibanding tahun lalu sementara masalah pasokan salmon menjadi salah satu faktor kenaikan 14% harga ikan segar maupun kaleng," jelas McKevitt.

Empat toserba terbesar di Inggris melaporkan peningkatan penjualan sepanjang tiga bulan hingga pertengahan Juni dibanding periode yang sama tahun lalu, yang merupakan peningkatan terbesar selama empat tahun belakangan.

"Melihat ke depan, kelanjutan dari udara panas dan kering serta inflasi yang merayap pelan membuat pertumbuhan bisa dijaga sekitar 3% untuk setidaknya selama beberapa pekan mendatang," kata Watkins dari Nielsen.

Topik terkait

Berita terkait