Dua bocah Inggris ditinggal di rumah, ibunya ke Paris siapkan pernikahan

Eiffel Tower Hak atas foto Reuters
Image caption Kedua bocah ditinggal di rumah, sementara ibu mereka ke Paris untuk menyiapkan pernikahannya.

Dua bocah kakak beradik asal Inggris ditinggal di rumah tanpa pengasuh, sementara ibu mereka pergi ke Paris untuk menyiapkan pernikahannya.

Kasus ini terungkap setelah seorang bocah berusia berusia enam tahun mencoba menghubungi ibunya untuk meminta dijemput dari sekolah. Namun, ibunya tidak bisa dihubungi sehingga kakak sang bocah, yang berusia 11 tahun, datang menjemput ke sekolah.

Pihak sekolah membolehkan keduanya pulang ke rumah, namun setelah itu mengontak kepolisian.

Setelah polisi berkunjung ke rumah kedua bocah itu, baru diketahui ternyata ibu mereka pergi ke Paris selama dua hari untuk menyiapkan pernikahannya dengan seorang pria yang dia temui di dunia maya.

Oleh sang ibu, kedua bocah itu diberi bekal sepanci sop untuk makan di rumah.

Kedua bocah itu kemudian dibawa pihak kepolisian ke tempat penginapan. Adapun sang ibu ditangkap saat kembali dari Paris.

Berdasarkan dokumen pengadilan di Bradford, Inggris, perempuan itu mengaku bahwa awalnya dia ingin menitipkan kedua bocah itu kepada seorang teman. Namun, dia mengklaim putranya yang tertua "meyakinkannya" mereka tidak keberatan ditinggal.

Bagaimanapun, Hakim Robert Bartfield menilai sang ibu telah menempatkan anaknya "dalam bahaya signifikan" walau untungnya tidak terjadi sesuatu yang membahayakan.

Hakim pun memutuskan hukuman penjara selama enam bulan dengan masa percobaan satu tahun akibat menelantarkan anak. Ini artinya, sang ibu tidak dibui. Walau demikian, dia akan langsung dikirim ke penjara selama enam bulan jika dalam tempo satu tahun melakukan kesalahan yang sama.

Catatan pengadilan menunjukkan sang ibu berharap masih bisa menikah lagi.

Topik terkait

Berita terkait