Warga Hanoi ragukan larangan sepeda motor tahun 2030

Hanoi, Vietnam, lalu lintas Hak atas foto AFP/HOANG DINH NAM
Image caption Beberapa studi memperlihatkan saat ini saja terdapat 2.500 sepeda motor dalam satu kilometer di Hanoi.

Ibu kota Vietnam, Hanoi - yang disebut kota dengan lima juta sepeda motor- merencanakan larangan kenderaan roda dua yang populer itu mulai tahun 2030.

Dewan kota secara bulat sudah mendukung larangan yang diharapkan bisa mengatasi kemacetan dan juga mengurangi polusi udara.

Pada saat bersamaan dewan kota berjanji akan meningkatkan layanan angkutan umum, sehingga setengah penduduk Hanoi akan menggunakannya tahun 2013, meningkat dari sekitar 12% pada saat ini.

Bagaimanapun sejumlah warga Hanoi meragukan kalau sepedar motor akan benar-benar bisa hilang dari Hanoi.

Para pejabat Dewan Kota Hanoi memutuskan akan 'segera mengambil langkah-langkah' setelah sebuah laporan menemukan bahwa jumlah sepeda motor di ibu kota itu bertambah dengan tingkat 'yang mengkhawatirkan'.

Beberapa studi memperlihatkan saat ini saja terdapat 2.500 sepeda motor dalam satu kilometer.

Hak atas foto EPA/LUONG THAI LINH
Image caption Wartawan BBC Vietnam, Ha Mi, mengaku 'tidak bisa membayangkan Hanoi tanpa sepeda motor'.

Sementara sebuah organisasi nonpemerintah, GreenID, mencatat sepanjang tahun lalu terdapat 282 hari dengan kadar 'berlebihan' unsur PM2,5 -yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

Namun seorang warga, Ngo Ngoc Trai, mengatakan kepada BBC V bahwa rencana itu tidak akan berhasil.

"Kota ini terlalu padat dan angkutan umum nyaris tidak ada. Contohnya, tidak ada sistem kereta bawah tanah di Vietnam. Dan baru bulan Juni, Hanoi melakukan percontohan bus dua tingkat yang pertama di beberapa rute.

Dia menambahkan bahwa berdasarkan sejarah selama ini, dia tidak percaya dengan rencana jangka panjang.

"Pemerintah dulu mengatakan Vietnam akan menjadi negara industri pada tahun 2020. Sekarang semua orang menyadari rencana itu gagal."

Hak atas foto AFP/HOANG DINH NAM
Image caption Thanh Nien News melaporkan 750 mobil baru terjual dalam paruh pertama tahun 2016 lalu, sementara sepeda motor terjual 8.00 unit per harinya.

Wartawan BBC Vietnam, Ha Mi -yang selalu mengandalkan sepeda motor setiap kali pulang ke Hanoi- mengatakan kenderaan roda dua itu amat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Bahkan warga yang punya mobil sering menggunakan sepeda motor karena kurangnya tempat parkir di kota tersebut.

Jadi apakah rencana itu akan berhasil? Ha Mi menggeleng.

"Ketika pemerintah mengatakan orang harus menggunakan helm, orang-orang tidak melakukannya jadi mereka membatalkannya," jelas Ha Mi.

Bahkan ketika pihak berwenang melakukan razia helm, pengemudi sepeda motor masih mengakalinya dengan tidak menggunakan secara benar atau mengenakannya seperti memakai topi saja.

"Saya tidak bisa membayangkan Hanoi tanpa sepeda motor," katanya.

Larangan tidak mencakup mobil, yang semakin populer di Vietnam walau masih tetap kalah dari sepeda motor.

Situs Thanh Nien News melaporkan 750 mobil baru terjual dalam paruh pertama tahun 2016 lalu, sementara sepeda motor terjual 8.00 unit per harinya.

Berita terkait