Konser Ariana Grande di Kosta Rika 'diancam' seorang pria

Ariana Grande Hak atas foto Getty Images

Seorang pria warga Kolombia yang berusia 22 tahun ditangkap karena diduga akan mencoba menyerang penyanyi Ariana Grande yang tengah menggelar konser di Kosta Rika.

Pria bernama Caicedo Lopez itu ditahan beberapa jam sebelum konser digelar di Alajuela, Minggu (09/07). Konser Ariana sendiri berjalan seperti direncanakan.

Ancaman itu ditulis dalam bahasa Arab dan dikirim melalui online.

Sejak konsernya yang digelar di Kota Manchester, Inggris, mendapat serangan teroris, konser Grande di berbagai belahan dunia selalu mendapat pengamanan ketat.

Dan, dalam konsernya di Alajuela, para penggemar Arian harus rela melewati tiga lapis pemeriksaan keamanan.

Hak atas foto DAVE HOGAN FOR ONE LOVE MANCHESTER
Image caption Penyanyi berusia 24 tahun itu mengunggah fotonya saat konser di Kosta Rika di akun Instagram miliknya, tetapi tidak menyebutkan soal ancaman tersebut.

Kepala kepolisian Kosta Rika, Walter Espinoza mengatakan kepada media Costa Rica Star, apabila ancaman keamanan dijadikan semacam "lelucon", maka pihaknya harus melakukan"verifikasi" apakah ancaman itu nyata atau tidak.

"Karena ini adalah situasi yang sangat sensitif dan dapat menyebabkan sebuah tragedi," kata Espinoza.

Penyanyi berusia 24 tahun itu mengunggah fotonya saat konser di Kosta Rika di akun Instagram miliknya, tetapi tidak menyebutkan soal ancaman tersebut.

Selain menggelar konser di Kosta Rika, Ariana dijadwalkan akan mendatangi empat lokasi konser di Meksiko selama delapan hari berikutnya, sebelum berangkat ke Jepang pada Agustus nanti.

Dalam konsernya di Manchester Arena, 22 orang tewas, termasuk tujuh orang di antaranya adalah anak-anak.

Topik terkait

Berita terkait