Penulis Harry Potter minta maaf atas cuitan salah tentang Trump

JK Rowling Hak atas foto Reuters

Penulis buku dan pencipta Harry Potter, JK Rowling, telah meminta maaf setelah salah menuduh Donald Trump mengabaikan seorang anak laki-laki penyandang disabilitas.

Sebuah video yang beredar menunjukkan presiden Amerika Serikat seakan-akan menolak menyalami anak tersebut dalam sebuah acara di Gedung Putih.

"Betapa mengagetkan, dan betapa mengerikan, bahwa Trump tidak tergerak untuk menjabat tangan seorang anak kecil yang hanya ingin menyentuh presiden," kata Rowling.

Tetapi Marjorie Kelly Weer, ibu Monty, mengatakan Rowling salah menafsirkan video.

Penulis Harry Potter tersebut mencuit, "Perihal: cuitan-cuitan saya mengenai anak laki-laki di kursi roda, saat tangan yang disodorkannya seakan diabaikan Trump dalam rekaman video yang beredar."

"Berbagai sumber telah menginformasikan kepada saya bahwa itu bukanlah gambaran lengkap maupun akurat tentang interaksi mereka.

"Saya dengan sangat jelas memproyeksikan kepekaan saya mengenai isu penyandang disabilitas yang dipandang rendah atau diabaikan ke gambar-gambar yang saya lihat, dan jika hal tersebut telah menyebabkan kesulitan apa pun terhadap anak tersebut maupun keluarganya, saya minta maaf sebesar-besarnya."

Rowling tidak meminta maaf kepada Trump.

Disebutkan, Trump menyalami tangan anak tersebut ketika sang Presiden memasuki ruangan.

Marjorie Kelly Weer, ibu Monty, anak ytang dlam rekaman itu, menulis di Facebook, "Siapa pun, tolong menyampaikan pesan ke JK Rowling: Trump tidak menghina anak saya & Monty bahkan tidak sedang mencoba bersalaman dengannya."

Ia juga mengatakan toh anaknya tidak begitu suka bersalaman.

Rowling telah menghapus cuitan-cuitan awalnya perihal kejadian ini.

Topik terkait

Berita terkait