Kisah anak-anak yang dibesarkan oleh para ibu lesbian

Susan dan Gerrie Douglas-Scott dengan anak perempuan mereka Jillian Stewart

Dua puluh tahun lalu ibunya mengaku lesbian.

Jillian Stewart, yang tampil dalam film dokumenter My Lesbian Mums, baru berumur empat tahun pada saat itu, sehingga pengakuan bukanlah suatu hal yang terlalu berarti baginya.

Ia tahu dari orangtuanya bahwa hal itu lebih sulit untuk kakak-kakaknya, sehingga ia ingin berbicara dengan mereka tentang perasaan-perasaan mereka. Ia juga juga ingin tahu apakah lebih mudah sekarang bagi para orang tua untuk mengaku pada anak-anak mereka bahwa mereka gay.


Kedua ibu saya (Susan dan Gerrie) membuat sejarah di tahun 2014, menjadi pasangan lesbian pertama yang menikah di Skotlandia.

Itu adalah 'momen sempurna dalam sejarah,' tetapi hal ini tidak selalu mudah.

Untuk ibu saya, mempunyai anak-anak yang masih kecil (waktu ia mengaku lesbian), itu pasti sulit sekali, dan saya pikir ia lumayan takut.

Meskipun kakek dan nenek saya tahu, teman-teman mereka tidak tahu dan mereka sangat khawatir tentang reaksi para sahabat.

Saya ingat ibu saya mendudukkan saya dan kakak laki-laki saya Jamie, bertanya apakah kita merasa malu karenanya.

Kami berdua berkata, 'Masak menganggap kami begitu' dan bahwa 'tentu saja' kami tidak malu.

Image caption Kakak saya Jamie, yang berumur delapan waktu ibu kami mengaku lesbian, dan si anjing Rupert

Saya merasa Jamie selalu menemukan sisi lucu dari segala hal.

Ia tahu bagaimana membuat candaan mengenainya, dan tidak menjadi sedih atau marah.

Sesuatu yang saya beritahu semua teman saya adalah yang Jamie tulis di buku tahunan sekolah: lebih banyak para ibu dibanding sebuah piramida Mesir.

Saya tidak ingat siapapun memelototi kami saat kami pergi keluar, tapi mungkin saja saya tidak sadar karena saya masih sangat kecil.

Image caption Elaine adalah anak perempuan tertua Gerrie, ia berumur 11 tahun saat ia mengetahui ibunya dan ibu saya sedang bersama.

Lain lagi dengan Elaine yang jelas mengalami kesulitan di sekolah, saya pikir ia lumayan trauma dengan apa yang terjadi kepadanya.

Ia berkata ia tidak memberi tahu siapapun mengenai ibunya dan ibu saya di sekolah mengingat bagaimana orang-orang bereaksi terhadap kakak perempuannya.

(Salah satu kakak perempuan Elaine mengaku lesbian sebelum Gerrie melakukan pengakuan).

Menarik mendengarkan bagaimana bedanya pengalaman tersebut untuk orang yang berbeda umur.

Elaine mengalami banyak kesulitan tetapi melewati semua itu lalu menjadi pribadi yang lebih baik. Ia adalah orang yang sangat kuat.

Saya sangat beruntung karena tidak mengalami kesulitan, tetapi saya tidak sadar betapa sulit (untuk Elaine) karena kami berada di tingkat yang sangat berbeda dalam hidup.

Image caption Anne mengatakan lucu ketika ibunya mengaku lesbian karena itu terjadi kira-kira saat ada cerita mengenai ibu lesbian dalam Friends

Saya merasa Anne mendapat bakat yang diturunkan dari kedua ibu kami dan ia berhasil membangun sebuah usaha yang mendunia yang ia jalankan di Majorca.

Anne adalah anak tertua Gerrie, tetapi saya tidak pernah tinggal dengannya karena ia sudah kuliah saat kedua ibu kami tinggal bersama.

Ia mengatakan ia melihat dari mereka bahwa 'segalanya itu mungkin,' dan 'lumayan keren' memiliki orang tua lesbian di universitas.

Kedua ibu saya melakukan pernikahan secara resmi. Sebagai humanis, mereka menjalankan upacara yang non-relijius.

Mengetahui bahwa ibu kami telah membantu orang lain untuk melela -menyatakan secara terbuka sebagai LGBT- adalah hal yang indah, tapi ternyata mereka tak jarang bertemu pasangan yang menghadapi tantangan yang sama seperti yang mereka hadapi 20 tahun lalu.

Image caption Bertemu Adam dan Conor - Adam memiliki dua anak (berusia delapan dan enam) dari perkawinan heteroseksual sebelumnya

Kedengarannya seperti (Adam dan Conor) mengalami masa-masa sulit, tapi buat saya Adam adalah orang yang sangat berani.

Menarik berbicara kepada mereka, karena sepertinya mereka masih memiliki kekhawatiran yang sama seperti yang dimiliki ibu saya.

Mereka khawatir apa yang akan dihadapi anak-anak mereka saat di sekolah menengah, tapi dari apa yang saya lihat, saya tahu bahwa mereka akan memiliki kehidupan terbaik dan tumbuh dengan baik.

Tapi mereka masih merasa anak-anak itu bisa direnggut dari mereka, dan anak-anak itu dapat dibully karena ibu mereka lesbian.

Saya kira Adam dan Conor, sama seperti ibu saya, adalah sekadar orang tua (lesbian, gay atau straight) yang hanya ingin melakukan apa yang terbaik untuk anak-anak mereka.

Orang tua saya mendidik saya untuk menjadi diri sendiri.

Ini adalah pengalaman yang paling memberi pencerahan dalam pembuatan film dokumenter ini dan konsensus umum dari semua anak adalah kami sangat bangga dengan ibu kami.

Mendengar bahwa orang tua saya memiliki kecemasan (terkait anak-anak mereka), dan mendengar Adam dan Conor masih memiliki ketakutan ini menunjukkan bahwa masyarakat saat ini belum benar-benar berubah.

Saya berharap di masa depan hal itu akan berubah dan tidak akan ada lagi yang akan menilai Anda terkait apakah Anda lesbian atau gay dalam memiliki anak.

Topik terkait

Berita terkait