Deretan kursi bus kota yang kosong dikira perempuan berburka

Kursi bus kota Hak atas foto Facebook
Image caption Menurut Anda, apakah ini kursi kosong di bus kota atau sekelompok perempuan yang mengenakan burka?

Kelompok antipendatang di Norwegia memicu perdebatan tentang Islamofobia setelah mengira deretan kursi kosong di bus kota sebagai perempuan-perempuan Muslim yang mengenakan burka.

Foto kursi kosong yang dikira perempuan berburka ini diunggah di grup Facebook 'Fedreland viktigst' yang kurang lebih bisa diterjemahkan 'Utamakan Tanah Air'. Keterangan foto tersebut berbunyi, "Apa kira-kira pendapat orang tentang ini?"

Anggota grup Facebook kemudian menulis komentar-komentar anti-Muslim, di antaranya menyebutkan bahwa 'foto itu menakutkan' dan 'foto ini menjadi bukti bahwa (di Norwegia) larangan mengenakan burka diperlukan'.

Menurut The Washington Post, yang mengutip situs berita Norwegia Lokal, ada yang menulis bahwa 'perempuan yang mengenakan burka itu bisa jadi adalah teroris bersenjata'.

Juni lalu pemerintah Norwegia mengusulkan larangan burka, pakaian berwarna gelap yang menutupi seluruh badan, kecuali pada bagian mata saja. Burka banyak dikenakan oleh kaum perempuan di Afghanistan dan beberapa negara di kawasan Asia Selatan.

Langkah Norwegia ini mengikuti jejak Prancis, Belanda, Belgia, dan Bulgaria yang melarang -baik yang bersifat total maupun parsial- burka di tempat-tempat umum. Pendatang Muslim di Norwegia mengalami peningkatan dalam beberapa terakhir.

Hanya untuk 'guyon'

Johan Slattavik, yang mengunggah foto melalui pesan Facebook kepada The Washington Post mengatakan bahwa 'foto tersebut diunggah dengan niat guyon'.

"Saya ingin tahu apa yang terjadi setelah mengunggah foto ini. Nyatanya memang lucu," kata Slattavik.

Foto ini makin ramai diperbincangkan warga net setelah Sindre Beyer mengunggah foto dan menulis, "Apa yang terjadi ketika foto kursi-kursi bus yang kosong diunggah ke grup Facebook yang memuakkan dan hampir semua (anggota grup) mengira bahwa yang mereka lihat adalah perempuan-perempuan yang mengenakan burka."

Kepada situs berita Nettavisen, Beyer mengatakan ia sengaja mengunggah kekeliruan ini sehingga orang-orang bisa menyaksikan sendiri 'apa yang terjadi di sudut-sudut gelap internet'.

Unggahan foto Beyer dibagikan lebih dari 1.600 kali dan disuka oleh 3.000 pengguna.

Banyak di antara mereka yang berkomentar bahwa 'orang-orang yang jahat hatinya juga adalah orang-orang yang bodoh'.

Topik terkait

Berita terkait