Apple memasang lowongan kerja yang 'tersembunyi'

APPLE Hak atas foto APPLE

Sebuah iklan lowongan kerja untuk posisi engineer di perusahaan teknologi Apple telah ditemukan tersembunyi di situs perusahaan tersebut.

Iklan itu diawali kalimat: "Hai! Anda telah menemukan kami."

Selanjutnya, perusahaan teknologi itu menjelaskan bahwa mereka tengah mencari seorang engineer berbakat untuk merakit komponen penting.

Jurnalis bidang keamanan siber, Zack Whittaker, adalah yang menemukan iklan lowongan tersembunyi tersebut.

Dia menemukannya ketika melakukan analisis beberapa data yang dikirimkan dari aplikasi iPhone. Dia sendiri tidak mengajukan lamaran pekerjaan di bidang tersebut.

"Sebagai bagian dari lintasan aliran, saya dapat melihatnya. Iklan tersebut terhubung dengan satu URL. Di situlah iklan itu tertera," ungkap Zack.

Iklan tersebut terdapat di bawah alamat situs "us-east-1.blobstore.apple.com" - yang saat ini muncul pesan salah (error message) jika dibuka.

"Blobstore" adalah nama yang digunakan server-server milik Apple.

Sangat antusias

Zack Whittaker, yang menjadi editor bidang keamanan siber di situs CNet, mengatakan bahwa dirinya sangat senang atas temuannya ini.

"Luar biasa, melihat cara perusahaan berinovasi untuk merekrut orang-orang untuk bergabung di perusahaan mereka," kata Zack.

"Acap kali memperoleh pekerjaan itu kebetulan dan keberuntungan. Tapi dengan cara seperti ini, tentu suatu yang menarik," katanya lagi.

Dalam iklan itu, disebutkan kualifikasi yang harus dipenuhi para pelamar, yaitu antara lain memahami teknologi server modern dan sistem distribusi.

Apakah Whittaker tertarik untuk melamar pekerjaan itu? "Apple tidak membutuhkan orang seperti saya," katanya.

Hak atas foto SARAH TEW/CNET
Image caption Zack Whittaker tak sengaja menemukan lowongan di Apple.

Bagaimanapun, penggunaan pesan tersembunyi untuk merekrut tenaga kerja memiliki sejarah yang panjang.

Pada Perang Dunia II, sebuah kantor pusat pemecahan kode, Bletchley Park, memasang teka teki di surat kabar untuk menarik minat orang bekerja pada mereka.

Dan pada 2016, perusahaan Inggris, Dyson membuat serangkaian seri berisi empat tantangan, yang dimulai dengan kunci tersembunyi di video YouTube.

Setahun sebelumnya, GCHQ menggunakan pembersih bertekanan tinggi untuk menyemprotkan grafiti dengan kode tersembunyi di ruas trotoar di berbagai wilayah Inggris.

Mereka juga menggunakan kuis yang disajikan secara online.

Pada tahun yang sama, bekas engineer Google, Max Rosett menulis artikel tentang bagaimana dirinya menemukan pekerjaannya di Google.

Dia mengaku tidak sengaja menemukannya ketika sedang mencari istilah-istilah bahasa pemograman saat mencari pekerjaan baru.

Kemudian sebuah pesan muncul saat dirinya melakukan pencarian di Google, yaitu apakah dia siap untuk sebuah tantangan. Di sanalah dia mulai menangani berbagai masalah sampai akhirnya dia bekerja di perusahaan Google.

"Salah satu keahlian penting yang harus dimiliki seorang engineer, khususnya spesialis keamanan siber adalah mampu menyelesaikan masalah," kata Alan Woodward dari Universitas Surrey.

Berita terkait