Pengurus gereja Singapura yang 'korup' ditangkap ketika mau 'melarikan diri'

Chew Eng Han, Singapura Hak atas foto EPA
Image caption Chew Eng Han merupakan manajer investasi yang menjabat bendahara Gereja City Harvest.

Seorang pengurus gereja di Singapura yang terbukti bersalah dan divonis penjara dalam kasus penipuan ratusan miliar rupiah menghadapi dakwaan baru.

Kali ini, Kamis (22/02), Chew Eng Han kena dakwaan upaya melarikan diri dari Singapura setelah tertangkap karena diduga akan menyeberang dengan perahu motor ke Malaysia.

Pelarian dilakukannya sehari sebelum dia harus menyerahkan diri untuk menjalani hukuman tiga tahun empat bulan penjara, setelah pengadilan banding mengurangi dari hukuman awal enam tahun penjara.

Chew Eng Han -yang merupakan manajer invetasi- menjabat bendahara di Gereja City Harvest.

Tahun 2015 lalu, dia bersama lima petinggi gereja lainnya -termasuk dua pendeta- dinyatakan bersalah karena menggunakan dana gereja untuk mendukung karier musik dari istri pendeta yang sekaligus pendiri gereja, Kong Hee.

Hak atas foto EPA
Image caption Pendeta sekaligus pendiri Gereja City Harvest, Kong Hee (kanan), bersama istrinya, Sun Ho (kiri), yang mendapat dukungan dana gerja untuk karier musiknya.

Keenamnya dinyatakan bersalah menyalahgunakan dana gereja sebesar S$50 juta atau setara dengan Rp492 miliar.

Istri pendeta Kong Hee, Sun Ho, tidak dituntut terkait kasus ini sementara Kong Hee sedang menunggu keputusan banding atas vonis delapan tahun penjara.

Chew sendiri mendapat jaminan bebas bersyarat setelah membayar S$1 juta atau sekitar Rp10 miliar hingga Tahun Baru Cina agar bisa menghabiskan waktu bersama keluarganya, seperti dijelaskan pengacaranya bulan lalu.

Namun Rabu (21/02), penjaga pantai Singapura menemukan dia bersama seorang pria lain berada dalam perahu motor di lepas pantai Pulau Ubin Singapura, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Hak atas foto www.chc.org.sg
Image caption Foto Kong Hee sebagai pendiri geraja di situs internet Gereja City Harvest.

Dalam pernyataannya, polisi Singapura menyebut 'dia berupaya meninggalkan Singapura secara ilegal'.

Media setempat melaporkan Chew bersama temannya -yang mengaku sedang mancing ketika ditanyai oleh penjaga pantai- sedang menuju ke Malaysia.

Chew juga disebut membawa uang tunai senilai S$5000 yang setara dengan Rp5 juta. Masih belum ada keterangan dari Chew maupun pengacaranya.

City Harvest merupakan salah satu gereja terkaya di Singapura dengan perkiraan memiliki 15.923 jemaat dan lebih dari 50 afiliasi gereja di sejumlah negara di Cina, Amerika serikat serta tujuh negara lainnya, berdasarkan laporan tahunan terbarunya tahun 2016 lalu.

Topik terkait

Berita terkait