Penjaga dibuat mabuk, dua tahanan berhasil lari dari penjara

Kolombia Hak atas foto Inpec
Image caption Lembaga penjara Kolombia, INPEC, menyebar foto dua tahanannya berhasil lari setelah membuat seorang penjaga mabuk.

Dua tahanan berhasil melarikan diri dari sebuah penjara dengan pengamanan tinggi di ibu kota Kolombia, Bogota, setelah membuat seorang penjaga mabuk.

Karena sang penjaga sudah mabuk, kedua pria tersebut berhasil meyakinkannya agar mereka diberi izin ke luar penjara untuk membelil alkohol lebih banyak.

Namun keduanya tidak pernah kembali ke penjara La Picota dan polisi menggelar operasi pencarian.

Sementara rekan-rekan sang penjaga yang mabuk tadi mencium bau alkohol dari mulutnya dan dia menolak untuk melakukan pengujian kadar alkohol di tubuhnya.

Direktur penjara, Kolonel Germán Ricaurte, mengatakan produksi alkohol buatan sendiri merupakan hal yang biasa di penjara-penjara negara itu walau sering dilakukan pemeriksaan rutin.

Kedua pria yang lari itu tergolong narapidana dan tahanan yang tersohor.

Jhon Gutiérrez Rincón -adalah mantan pemberontak kelompok pemberontak tentara revolusioner Kolombia, FARC- yang diganjar 40 tahun penjara karena kasus penculikan tahun 2003. Sementara, Olmedo Vargas sudah dikeluarkan dari FARC dan sedang menunggu pengadilan dengan dakwaan pencurian.

Pihak penjara megatakan tidak menemukan kerusakan di bangunnan maupun gerbang dan berpendapat kedua tahanan mendapat bantuan dari penjaga sehingga bisa lari.

Dan seorang penjaga mengaku melihat bahwa penjaga mabuk terlihat minum bersama dua tahanan, yang belakangan berjanji akan membeli alkohol lebih banyak di luar penjara.

Dalam wawancara dengan radio Kolombia FM, Kolonel Ricaurte menyayangkan yang disebutnya sebagai 'kurang profesionalisme, kurangnya etika profesi, yang membuat seorang petugas tampaknya melanggar protokol keamanan yang membantu pelarian'.

"Kelemahan peetugas ini membuat dia mengkonsumsi alkohol dan para tahanan mengambil keuntungan dengan meyakinkan dia bahwa mereka perlu meninggalkan penjara," jelas Kolonel Ricaurte.

Namun tidak dijelaskan tindakan yang akan diambil atas sang penjaga mabuk.

Topik terkait

Berita terkait