Hilang 24 tahun, anak perempuan Cina berhasil ditemukan kembali

Cina, anak Hak atas foto THECOVER.CN
Image caption Kang Ying, 27 tahun, bertemu ibunya kembali pada hari Selasa (03/04).

Suami istri warga Cina bertemu kembali anak perempuan mereka yang hilang 24 tahun lalu.

Wang Mingqing dan istrinya Liu Dengying mencari Qifeng sejak dia menghilang ketika masih berusia tiga tahun pada 1994.

Pencarian dilakukan tanpa lelah, di antaranya dengan cara menjadi pengemudi taksi, dengan harapan suatu hari dia akan membawa anaknya sebagai penumpang.

Anak perempuannya menghubungi pada permulaan tahun ini karena melihat sebuah posting internet tentang dirinya. Saat pertemuan kembali yang penuh air mata dia memeluknya dan mengatakan: "Ayah, saya mencintaimu."

Cerita menakjubkan ini melanda Cina dan banyak orang yang ikut merayakan pertemuan kembali mereka.

Wang Mingqing dan Liu Dengying menjual buah-buahan di sebuah kios pinggir jalan di kota Chengdu, Cina barat daya. Pada suatu hari yang sibuk, Wang kehabisan uang receh dan mendatangi kios tetangga untuk menukar uang kembalian bagi seorang pelanggan.

Tetapi ketika dia kembali beberapa menit kemudian, anak perempuannya tidak ditemukan, lapor sebuah media Cina.

Hak atas foto CFP
Image caption Selama bertahun-tahun, Wang Mingqing membagikan selebaran memohon informasi terkait anaknya.

Wang dan istrinya selama bertahun-tahun mencarinya di kota itu dan daerah sekitarnya, memasang iklan di koran dan menaruh permohonan bantuan di internet. Pasangan yang kemudian mempunyai seorang anak perempuan dan laki-laki tersebut tidak pernah meninggalkan Chengdu, dengan harapan Qifeng kelak akan menemukan mereka.

Pada tahun 2015, Wang memutuskan untuk memperluas pencarian dengan menjadi pengemudi perusahaan taksi Didi Chuxing.

Dia menaruh pengumuman besar yang meminta informasi di jendela belakang taksinya selain membagikan kartu informasi tentang Qifeng kepada semua penumpang.

Wang tidak memiliki foto saat Qifeng masih anak-anak, sehingga dia menggunakan foto anak perempuannya yang lain di selebaran itu karena memang keduanya mirip.

Caranya yang unik tersebut menarik perhatian media Cina dan kepada media dia mengatakan: "Suatu hari, anak perempuan saya kemungkinan adalah orang yang duduk di kendaraanku!"

Hak atas foto THECOVER.CN
Image caption Kang Ying terbang ke Chengdu dengan suami dan anak-anaknya untuk menemui orang tuanya.
Hak atas foto THECOVER.CN
Image caption Pendukungnya memberikan karangan bunga.

Selama bertahun-tahun polisi Cina telah mengidentifikasi beberapa perempuan yang diduga adalah Qifeng tapi tes DNA menunjukkan mereka bukanlah anak perempuannya.

Meskipun demikian terobosan akhirnya terjadi akhir tahun lalu, ketika pelukis sketsa polisi membaca tentang Wang dan memutuskan untuk membantunya dengan membuat gambar perkiraan penampilan Qifeng dewasa. Lukisan itu kemudian disebarkan di internet.

Dari jarak ribuan kilometer, di bagian lain negara itu, seorang wanita bernama Kang Ying melihat lukisan itu dan terkejut akan kemiripan dengan dirinya.

Dia dibesarkan orang tua angkat di kota di dekatnya yang berjarak hanya 20 km, lapor media Cina.

Hak atas foto THECOVER.CN
Image caption Keluarga Kang Ying menyambutnya dengan pesan "Selamat datang, nak" dan "Kakak, saya sangat kangen".

Keluarga angkatnya mengatakan kepada Kang Ying bahwa dia ditemukan di pinggir jalan di Chengdu saat masih anak-anak, lapor Shanghaiist.

Maka dia menghubungi Wang pada awal tahun ini dan menemukan ada sejumlah kesamaan dengan anak perempuannya yang hilang, termasuk sebuah bekas luka di kening dan kecenderungan mual jika menangis.

Mereka segera mengatur tes DNA, yang hasilnya positif: Wang menemukan kembali anaknya yang sudah lama hilang.

Pada hari Senin (03/04) Wang dan Kang Ying untuk pertama kalinya berbicara lewat aplikasi percakapan.

"Mulai sekarang, ayah disini -kamu tidak perlu mengkhawatirkan apapun- ayah akan membantu," kata Wang.

Dia juga berbagi berita dengan teman-temannya di media sosial dengan mengatakan: "Usaha saya selama 24 tahun tidak percuma! Anak perempuan saya ditemukan - terima kasih semuanya."

Hak atas foto THECOVER.CN
Image caption Adik perempuan Kang Ying menggendong sepupunya.

Sehari kemudian, keduanya bertemu langsung saat Kang Ying yang tinggal di provinsi Jilin di utara, terbang ke Chengdu dengan suami serta anak laki dan perempuannya.

Kang Ying dan ibunya, Liu Dengyeng, berpelukan erat dan menangis saat bertemu kembali dan anggota lain dari keluarga itu segera bergabung.

Sambil menangis, Kang Ying mengatakan kepada para wartawan: "Dunia mengatakan saya tidak mempunyai ibu -tetapi saya punya!" lapor thecover.cn.

"Saya tidak bisa menceritakan besarnya harapan, kekecewaan dan kesedihan yang kami alami dalam 24 tahun ini. Sekarang akhirnya kami bertemu lagi," demikian tutur Wang seperti dikutip koran Beijing Youth Daily.

Hak atas foto THECOVER.CN
Image caption Foto bersama setelah keluarga bergabung kembali.

Berita terkait