Bintang Korsel yang pernah diculik Korut, meninggal dunia

Choi Eun-hee, Korea Selatan Hak atas foto AFP
Image caption Choi Eun-hee merupakan bintang Korea Selatan yang paling terkenal pada masa 1950-an hingga 1970-an.

Bintang Korea Selatan yang terkenal, Choi Eun-hee, yang pernah diculik Korea Utara untuk membuat film bagi rezim tersebut, meninggal dunia pada usia 92 tahun.

Mantan suaminya, yang juga merupakan sutradara film terkenal, diculik beberapa bulan kemudian setelah Choi. Belakangan keduanya berhasil melarikan diri.

Korea Utara membantah menculik pasangan itu dengan alasan mereka datang untuk mencari perlindungan.

Dikenal dengan julukan 'ratu' film Korea pada masa 1950-an hingga 1970-an, dia sudah tampil dalam 100 film lebih.

Choi meninggal dunia Senin (17/04) di sebuah rumah sakit di Korea Utara.

"Ibu saya meninggal ketika berada ke rumah sakit untuk dialisis ginjal siang ini," kata putra tertua Choi, Shin Jeong-gyun, kepada situs berita Yonhap.

Diculik 'penggemar film'

Lahir tahun 1926 di Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan, Choi memulai karier film pertamanya pada tahun 1947.

Dia dan suaminya, Shin Sang-ok, belakangan meroket menjadi pasangan sutradara dan bintang film yang paling dipuja di Korea Selatan.

Hak atas foto BBC / HELLFLOWER FILMS / SHIN FILMS FOUNDATIO
Image caption Foto Choi dan Shin dalam film tentang kehidupan mereka The Lovers and the Despot.

Namun pada akhir tahun 1970-an, keduanya bercerai dan setelah itu karier Choi merosot turun.

Pada masa tersebutlah Choi didekati oleh seeorang yang mengaku sebagai pengusaha Hong Kong yang berencana mendirikan perusahaan pembuat film, yang akan memberi keuntungan besar.

Menurut buku yang diberi judul A Kim Jong-il Production, dia dibujuk untuk pergi ke Hong Kong namun begitu tiba di sana ditangkap dan dibuat pingsan oleh sekelompok pria Hong Kong.

Delapan hari kemudian dia sudah berada di sebuah vila mewah di ibu kota Korea Utara, Pyongyang, yang terus menerus dijaga.

Walau sudah bercerai, Choi masih tetap akrab dengan mantan suaminya, yang kemudian pergi ke Hong Kong untuk menemuinya. Namun Shin juga diculik.

Hak atas foto BBC / HELLFLOWER FILMS / SHIN FILMS FOUNDATION
Image caption Shin dan Choi belakangan mendapat kepercayaan dari Kim Jong-il (tengah).

Mendiang Kim Jong-il, ayah dari pemimpin Korut saat ini Kim Jong-un, dikenal sebagai penggemar film dan keranjingan menonton film-film Hollywood. Dia berharap kehadiran kedua insan film itu di negaranya akan membuat industri film Korea Utara bisa bersaing di panggung internasional.

Setelah delapan tahun di Korea Utara, Choi dan Shin mendapat kepercayaan sehingga diizinkan melakukan perjalanan ke Wina untuk mempromosikan film mereka.

Namun ketika berada di Wina, keduanya mencari suaka di Kedutaan Besar Amerika Serikat dan beberapa tahun kemudian baru pulang kembali ke Korea Selatan, tempat Shin meninggal dunia tahun 2006.

Kisah tentang pasangan itu menarik perhatian dunia dan tahun 2016 lalu diangkat sebagai film berjudul The Lovers and the Despot.

Tidak terlupakan

Kepergian Choi menjadi duka yang meluas di seluruh Korea Selatan.

"Saya ingin melihat filmnya ketika masih di sekolah menengah," kata Um Aing-ran, bintang terkenal lainnya yang berusia 82 tahun. "Setelah melihat dia berperan, saya memutuskan untuk menjadi aktris."

Para pengguna media sosial juga mengenangnya.

"Anda benar-benar cantik. Anda memiliki kehidupan yang keras, Anda sudah pergi sekarang namun semangat Anda untuk seni peran tidak akan pernah terlupakan," tulis seorang di situs pencari internet terbesar Korsel, Naver.

Pengguna lainnya menulis, "Kami mengatakan tidak ada hidup tanpa kisah. Namun hidupnya amat dramatis," tulis pengguna Naver lainnya. "Saya ingat keanggunanmu. Beristirahatlah dengan damai."

Berita terkait