Nobel Fisika untuk dasar kamera digital

CCD
Image caption CCD atau Charge-Coupled Device merupakan sensor digital pertama yang ditemukan tahun 1969

Hadiah Nobel Fisika 2009 dimenangkan tiga ilmuwan yang menciptakan teknologi untuk fotografi digital dan pengembangan jaringan serat optik.

Dewan Juri Nobel di Stokholm menyerahkan hadiah ini kepada Charles Kao karena berhasil menemukan transmisi cahaya dalam serat untuk komunikasi optik.

Sementara itu, Willard Boyle, 85 tahun, dan George Smith, 79 tahun, berbagi hadiah karena menemukan sensor gambar digital.

Penelitian mereka di Bell Laboratoties berhasil menemukan sensor digital pertama tahun 1969, yang disebut CCD (Charge-Coupled Device).

CCD terdiri dari kesatuan photosensitive cells yang hidup jika kena sinar dan semakin banyak sinar maka semakin hidup pula.

Keping komputer kemudian membaca sinyal itu yang digunakan untuk menjadi gambar.

Serat optik

Akademi Sains Kerajaan Swedia mengatakan sensor itu mengubah dunia fotograsi sehingga cahaya bisa ditangkap secara elektronik, jadi bukan dengan film lagi.

Boyle dan Smith bekerja di Laboratorium Bell di Murray Hill di negara bagian New Jersey, Amerika Serikat.

Adapun Kao -yang kini mengajar di Chinese University di Hong Kong- melakukan penelitian di Inggris pada 1960-an yang memungkinkan pengembanagn serat optik ke tingkat yang lebih canggih.

Saat ini serat optik –yang mampu mengirim cahaya lebih jauh dari jarak yang bisa dilakukan sebelumnya- menjadi bagian penting dalam teknologi komunikasi.

Kabel yang tidak lebih tebal dari sehelai rambut ini bisa mengirim data dengan cepat ke seluruh dunia.

Sistem telepon juga dibangun dengan menggunakan teknologi ini, dan memungkinkan internet berkecepatan tinggi bisa berfungsi seperti sekarang.

Hadiah Nobel, yang diberikan setiap tahun, meliputi bidang kimia, kedokteran, sastra, perdamaian, dan ekonomi.

Hadiah uang yang diterima para pemenang adalah 10 juta Kronor Swedia atau Rp 150 miliar.