Terbaru 23 Januari 2010 - 17:16 GMT

Orang utan jadi 'jurudamai'

Bayi orangutan

Seekor bayi orangutan yang hidup di kurungan

Seekor orangutan Kalimatan yang hidup di kebun binatang di Jepang bertindak sebagai juru damai dengan melerai pertikaian di antara sesamanya.

Ini kali pertama orangutan berperilaku sebagai penengah, kata para ilmuwan yang menerbitkan pengamatan mereka dalam jurnal ilmiah Primates.

Orangutan pendamai itu turun tangan agar perkelahian tidak berkepanjangan atau tidak menjalar melibatkan orangutan lain di dalam kelompok mereka sehingga kerukunan bisa terjaga.

Orangutan bisa aktif menjaga kedamaian di kelompok yang hidup dalam kurungan

Dr Tomoyuki Tajima
Universitas Kyoto

Di habitat aslinya orangutan biasanya lebih suka menjalani hidup yang bisa dikatakan menyendiri.

"Orangutan menghabiskan sebagian besar waktu mereka sendiri di alam liar," kata Dr Tomoyuki Tajima dari Universitas Kyoto, Jepang.

Dr Tajima bersama sejawatnya staff Kebun Binatang Tama, Tokyo, Hidetoshi Kurotori, merekam perilaku orangutan yang bertindak sebagai pendamai.

"Namun, mereka terkadang berkumpul dan pergi bersama, sehingga para peneliti memandang mereka semi-solitary," tambahnya.

Namun orangutan yang hidup dalam kurungan lebih sering melakukan interaksi sosial dan kadang-kadang menjadi berperilaku agresif terhadap yang lain.

Oleh karena itu Tajima mengkaji cara spesies primata ini menghadapi situasi baru.

Hasil penelitiannya membuat dia sendiri terkejut.

"Orangutan bisa aktif menjaga kedamaian di kelompok yang hidup dalam kurungan," kata Tajima kepada BBC.

Kesimpulan ini bersumber dari pengamatan terhadap lima ekor orangutan yang hidup di Kebun Binatang Tama.

Mereka terdiri dari dua orangutan dewasa, dua orangutan muda, dan seekor masih bayi.

Cara berdaptasi

Sosok Orangutan

orangutan

Ketika observasi berlangsung, salah satu orangutan muda betina, Kiki yang berusia 6 tahun, didatangkan ke kelompok tersebut.

Dalam observasi 13 hari, seekor orangutan betina yang jauh lebih tua, Chappy, yang umurnya diperkirakan 34 tahun, berulang kali bersikap agresif terhadap Kiki, baik dengan mengejar atau memukul dia dalam 28 kejadian.

Dalam 19 dari keseluruhan interaksi tersebut, salah seekor orangutan turun tangan dengan langsung berdiri di antara kedua primata yang cekok tersebut untuk memisahkan mereka.

Yang paling sering bertindak sebagai penengah adalah orangutan betina yang lebih tua. Orang utan itu bernama Gypsy yang diduga sudah berusia 51 tahun.

Namun, orangutan muda berkelamin jantan bernama Poppy juga turun tangan untuk melerai pertengkaran.

Dalam setiap kejadian, hanya sekali orangutan yang turun tangan sebagai penengah diserang oleh Chappy si orangutan yang agresif.

Perilaku sebagai penengah serupa juga terlihat di kalangan primata lain, seperti gorila dan simpanse, namun mereka secara alamiah hidup dalam kelompok, kata peneliti.

Bagi orangutan, bertindak sebagai penengah seperti yang terlihat dalam observasi semata-mata memperlihatkan cara mereka beradaptasi dengan lingkungan baru, kata Dr Tajima.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.