Bioskop boikot Alice in Wonderland

Mia Wasikowska
Image caption Mia Wasikowska berperan sebagai Alice remaja di film Tim Burton

sJaringan bioskop Odeon memutuskan untuk tidak memutar Film Alice in Wonderland versi Tim Burton di Inggris, Republik Irlandia dan Italia.

Langkah ini diambil menanggapi rencana pembuat film itu, Disney, untuk mengurangi periode wajib pemutaran di bioskop dari 17 minggu menjadi 12 minggu.

Dengan demikian Disney bisa merilis film ini di DVD pada akhir bulan Mei.

Odeon mengatakan langkah itu "akan menjadi batas baru sehingga periode 12 minggu dengan cepat menjadi standar wajib putar di bioskop".

Akan tetapi jaringan bioskop Cineworld masih akan memutar film itu setelah mencapai kesepakatan dengan studio Disney.

Jaringan Vue juga dilaporkan telah mencapai kesepakatan serupa.

Keputusan Odeon ini tidak akan berpengaruh pada pemutaran perdana yang akan dihadiri anggota kerajaan Inggris pada hari Kamis (25/03) yang kebetulan berlangsung di gedung bioskop Odeon Leicester Square, London.

Dan langkah tersebut tidak juga akan mempengaruhi pemutaran film ini di Spanyol, Jerman, Portugal, dan Austria -di wilayah ini Disney berencana merilis DVD film ini sesuai jadwal lama.

Dalam film Alice in Wonderland yang dibintangi oleh Johnny Depp sebagai Mad Hatter, Alice yang sudah remaja kembali ke kerajaan ajaib untuk menjalani petualangan yang lebih aneh.

Terinspirasi oleh buku karya Lewis Carrol, film ini juga dibintangi oleh Helena Bonham Carter, Anne Hathaway dan Matt Lucas.

Kelompok jaringan bioskop Odeon dan UCI Cinema adalah yang terbesar di Inggris dengan lebih dari 100 gedung bioskop.

Sementara Cineworld dan Vue adalah jaringan kedua dan ketiga terbesar.

Ketiga jaringan ini memiliki dua pertiga seluruh bioskop yang ada di Inggris.

'Perlu pengecualian'

Inti perselisihan adalah jangka waktu antara pemutaran di bioskop dan rilis dalam bentuk DVD film tersebut.

Di Inggris, jangka waktu antara keduanya adalah 17 minggu. Untuk film Alice in Wonderland, Disney berniat menguranginya menjadi 12 minggu.

Disney mengatakan kepada BBC bahwa salah satu alasan utama dibalik keputusan tersebut adalah memberi kesempatan pada penggemar film untuk bisa memiliki film tersebut lebih cepat yang pada akhirnya bisa mengatasi pembajakan DVD.

Perusahaan film ini juga mengatakan jika bioskop tidak lagi memutar satu film sebelum masa eksklusif 17 minggu berakhir, penggemar film tidak memiliki jalan legal untuk menonton film tersebut dan malah berpotensi mendorong pembajakan DVD.

Disney mengatakan telah mencapai kesepakatan untuk menerapkan pendekatan ini pada sejumlah film per tahun di negara tertentu.

Bob Chapek, presiden distributi Disney, mengatakan perusahaan itu tetap "berkomitmen" untuk menghormati jangka waktu pemutaran eksklusif fi bioskop.

Namun dia memandang harus ada "pengecualian guna memperpendek jangka waktu itu berdasarkan kasus per kasus".

Sebaliknya Odeon memandang langkah itu malah akan merusak bisnis bioskop di Inggris.

"Pengurangan jumlah penonton bioskop adalah dampak negatif langkah itu dan akan mengancam keberadaan gedung bioskop, terutama bioskop berskala kecil dan menengah."

Odeon juga menggarisbawahi ongkos tambahan yang harus dipikul jaringan itu dalam mengubah gedung bioskopnya agar bisa menayangkan film 3 dimensi.

"Odeon/UCI telah mengeluarkan biaya besar dalam 12 bulan terakhir untuk memasang sistem proyektor digital di bioskop miliknya, terutama yang berada di Inggris," ujar pernyataan Odeon.

Tentangan

"Rencana mengurangi masa penayangan eksklusif film 3 Dimensi bergengsi seperti Alice in Wonderland di bioskop, akan mengancam investasi yang telah dilakukan."

Image caption Anne Hathaway bermain bersama Johnny Depp di Alice in Wonderland

Rencana Disney ini juga ditentang di Belgia, Belanda dan Amerika Serikat.

Ini bukan pertama kali perusahaan itu berencana membuat perubahan di sektor itu.

Tahun lalu, Disney berupaya mengurangi jangka waktu pemutaran eksklusif di bioskop untuk film Up, film kartun produksi Pixar yang populer.

Namun, rencana itu batal dilaksanakan setelah jaringan gedung bioskop Inggris mengancam untuk tidak menayangkan satu film produksinya, A Christmas Carol, yang dirilis setelah film Up.

Dan Disney bukan satu-satunya produsen film yang mendapat tentangan mengenai pemutaran eksklusif di bioskop dari jaringan Inggris.

Tahun 2007, Odeon dan Vue menghentikan pemutaran film Ben Stiller, Night at the Museum, setelah 20th Century Fox memperpendek masa pemutaran eksklusif menjadi 13 minggu.

Asosiasi Bioskop, CEA, badan yang mempersatukan sekitar 90 persen jaringan bioskop Inggris, tidak memberi tanggapan atas kasus terakhir menyangkut film Alice in Wonderland.

Namun, secara umum badan itu mengatakan mendukung "sepenuhnya" satu "jangka waktu eksklusif yang jelas antara pemutaran di bioskop dan rilis di medium lain".

"CEA memandang mempertahankan jangka waktu tersebut akan memastikan para penonton akan bisa terus menikmati berbagai film selama mungkin di lokasi yang memang diperuntukkan untuk itu, gedung bioskop."