Terbaru  7 Juni 2010 - 15:56 GMT

Primata punah karena iklim

kera besar

Populasi primata berkurang drastis sepanjang beberapa tahun belakangan

Kera berukuran besar punah di Eropa ketika iklim mengalami perubahan drastis sekitar sembilan juta tahun lalu, kata para ilmuwan.

Satu kajian atas fosil gigi dari hewan pemakan rumput membuka peluang bagi para ilmuwan untuk mengetahui bagaimana keadaan di Eropa selama penghujung masa Miocene

Para peniliti mengatakan perubahan iklim dan lingkungan hidup di Eropa pada masa itu menyebabkan hutan-hutan digantikan padang rumput - dan kera besar digantikan oleh monyet-monyet berukurankecil.

Para ilmuwan memaparkan temuan mereka di majalah Royal Society.

Nenek moyang orang hutan masa kini, gorila, simpanse dan siamang (gibbon) bisa bertahan hidup di Asia dan Afrika, karena perububahan tersebut tidak begitu drastis.

Kijang bertanduk

Cara terbaik untuk merekonstruksi lingkungan hidup di masa lalu adalah dengan mengetahui diet spesies-spesies pemakan tanaman.

Dr Gildas Merceron

Satu tim yang dipimpin oleh Dr Gildas Merceron dari Universitas Claude Bernard di Prancis menyelidiki gigi kijang bertanduk purba yang sudah berubah menjadi fosil dan hidup bersama-sama kera besar dalam masa miocene di kawasan yang sekarang menjadi Jerman, Hungaria dan Yunani.

Para peneliti mencoba mengetahui secara pasti apa yang dimakan oleh hewan-hewan tersebut jutaan tahun lalu.

"Cara terbaik untuk merekonstruksi lingkungan hidup di masa lalu adalah dengan mengetahui diet spesies-spesies pemakan tanaman. Dalam penelitian ini kami menggunakan fosil kijang bertanduk karena hewan ini mendominasi fauna di Eropa pada masa itu"

Para ilmuwan kemudian menganalisis "luka-luka mikro" - satu pola khusus keausan pada bagian gigi yang dapat memberikan petunjuk kepada para peniliti mengenai apa saja yang biasanya dimakan oleh rusa bertanduk tersebut.

Mereka menemukan bahwa hewan-hewan ini makan di kawasan yang sama dengan kera besar, pemandangan di Eropa ketika itu sangat berbeda setelah secara lambat laun mengalami perubahan.

Bahaya kepunahan

Perubahan-perubah itu tidak terjadi dengan cepat - tetapi memerlukan waktu ribuan tahun, kata Dr Merceron. Namun karena habitat asli kera besar itu berubah sementara hutan sirna, maka hewan-hewan tersebut lambat laut punah di Eropa.

Pada akhirnya kera besar ini digantikan oleh kera-kera yang berukuran kecil, satu spesies monyet yang disebut Mesopithecus, kata peneliti.

Sekarang manusia menyebabkan perubahan lingkungan dalam laju yang lebih cepat bila dibandingkan dengan apa yang terjadi jutaan tahun lalu. Orang harus perduli pada dampak negatif yang mereka timbulkan terhadap dunia binatang, kata Dr Merceron.

"Kalau kita mengeringkan rawa-rawa dan menebang pohon di hutan, pada akhirnya lingkungan alam akan menjadi sama di mana-mana sementera keragaman hayati berkurang," tambah Dr Merceron.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.