Terbaru  16 Juli 2010 - 08:41 GMT

Pendiri Microsoft amalkan harta kekayaan

Paul Allen mendonasikan sebagian besar hartanya untuk amal

Salah satu pendiri Microsoft Paul Allen mengatakan dia akan mendermakan sebagian besar kekayaannya yang diperkirakan mencapai US$ 13,5 miliar atau sekitar Rp 121,5 triliun untuk keperluan sosial setelah dia meninggal.

Keputusan Allen ini mengikuti keputusan serupa rekannya Bill Gates yang juga mendermakan miliaran dolar Amerika untuk keperluan sosial.

Paul Allen membentuk sebuah yayasan amal 20 tahun lalu dan sudah memberikan sumbangan sebesar USS400 juta. Selanjutnya, Allen masih menyumbang sebesar US$600 juta.

Paul Allen bersama Bill Gates mendirikan perusahaan perangkat lunak Microsoft tahun 1975 namun meninggalkan perusahaan itu tahun 1983.

"Saya ingin memberi tahu bahwa kegiatan sosial saya akan terus berlanjut setelah saya meninggal dunia," kata Allen yang menurut versi majalah Forbes merupakan orang terkaya ke-37 di dunia.

"Saya sudah merencanakan ini sejak bertahun-tahun lalu. Dan kini sebagian besar harta kekayaan saya akan saya wariskan untuk kepentingan yayasan dan untuk mendanai riset-riset ilmiah nir laba," tambah Allen.

Pengumuman ini muncul sebulan setelah Bill Gates dan miliarder Warren Buffett meluncurkan kampanye yang mendesak orang-orang terkaya Amerika untuk menyumbangkan separuh kekayaan mereka untuk kepentingan amal.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.