Terbaru  2 Desember 2010 - 10:43 GMT

Taman nasional perang

Gajah Srilanka

Hutan Mullaitivu utara akan dijadikan taman nasional termasuk untuk gajah

Sri Lanka menjadikan hutan luas yang sebelumnya markas pemberontak Harimau Tamil menjadi taman nasional.

Pemerintah mengatakan bekas medan perang seluas 40 ribu hektar di Mullaitivu, Sri Lanka utara akan digunakan sebagai taman nasional.

Daerah tersebut sebelumnya menjadi tempat pertempuran sengit di akhir perang saudara Sri Lanka 18 bulan lalu.

Populasi gajah liar Sri Lanka berkurang seabad terakhir dari 15 ribu ekor menjadi hanya empat ribu.

Hutan Mullaitivu adalah pusat pemberontakan Harimau Tamil.

Selama berpuluh tahun daerah itu menjadi markas penting pemberontak dan Harimau Tamil menempatkan ribuan ranjau untuk melindungi kam mereka dari serangan pasukan pemerintah.

Sekitar 1,5 juta ranjau diperkirakan terdapat di Sri Lanka utara.

Pejabat pemerintah mengatakan taman nasional akan dibuka untuk umum setelah ranjau dibersihkan, kemungkinan besar tahun depan.

Para ahli mengatakan penebangan hutan merusak tempat tinggal gajah sehingga binatang tersebut keluar dari habitat aslinya.

Pemerintah mengatakan sekitar 200 ekor gajah mati tahun lalu karena tersengat listrik atau ditembak manusia.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.