Rahasia sukses maraton terungkap

Maraton
Image caption Atlet dianjurkan minum setiap 20 menit pada waktu lomba maraton

Satu kajian yang menelaah berat badan para atlet setelah maraton menunjukkan bahwa beberapa dari mereka minum terlalu banyak pada waktu berlomba sehingga mengurangi kinerja mereka.

Hasil penelitian yang dimuat dalam British Journal of Sport Medicine memperlihatkan bahwa para atlet yang memerlukan waktu paling lama untuk menyesaikan perlombaan paling sedikit kehilangan berat badan.

Kajian itu juga mengungkapkan bahwa para atlet yang minum lebih banyak cairan, bukan hanya menyebabkan berat badan mereka bertambah tetapi juga mengurangi kecepatan lari mereka.

Para pelari maraton yang kehilangan berat badan lebih dari 3 % pada waktu berlomba bisa menyelesaikan perlombaan dengan waktu paling cepat.

Kajian tersebut membandingkan berat badan 643 pelomba lari yang menyelesaikan maraton Mont Saint 2009 di Prancis.

Para pelari ditimbang beberapa saat sebelum perlombaan dimulai kemudian ditimbang lagi begitu perlombaan selesai untuk mengetahui penururunan berat badan mereka.

Tercepat

Para pelari tercepat adalah mereka yang paling banyak kehilangan berat badan.

Mereka yang menyelesaikan perlombaan empat jam atau lebih kehilangan berat badan rata-rata 2%.

Mereka yang memerlukan waktu tiga hingga empat jam kehilangan berat badan rata-rata 2,5%.

Para pelari tercepat, yang bisa menyelesaikan perlombaan di bawah tiga jam, kehilangan berat badan 3% atau lebih.

Usia dan jenis kelamin tidak ada pengaruhnya terhadap kehilangan berat badan dalam perlombaan.

Para peneliti mengatakan bahwa mereka yang mengalami pertambahan berat badan menunjukkan kenerja paling buruk