Terbaru  24 Januari 2011 - 14:43 GMT

Lenin hendak dikubur?

lenin

Sebuah jajak pendapat yang diadakan partai pro-Kremlin mengajukan pertanyaan apakah sudah saatnya untuk mengubur Vladimir Lenin.

Jasad pendiri Uni Soviet itu dibalsem dan masih bersemayam di Lapangan Merah, 20 tahun setelah Uni Soviet runtuh.

Musoleum tempat Lenin disemayamkan itu terbuka untuk umum dan gratis. Namun kini tidak terlalu banyak menarik perhatian.

Bulan depan ruang musoleum akan ditutup karena jadwal bagi perawatan jasad dan pakaian Lenin agar tidak termakan ngengat.

Persoalan perlu tidaknya mengubur Lenin ini selalu muncul setiap tahun sejak hari kematiannya tanggal 21 Januari 1924.

Tidak jelas apakah pemerintah akan mengikuti hasil jajak pendapat, namun PM Vladimir Putin mengatakan nasib jasad itu akan ditentukan oleh rakyat Rusia.

Yang jelas jajak pendapat lewat internet sejak hari Sabtu lalu telah mendapat 260.000 responden. Sekitar 70% mendukung penguburan itu.

Kalau hasil ini bisa dipercaya maka kesimpulannya tidak jauh berbeda dengan jajak pendapat yang dilakukan lembaga penelitian milik pemerintah Rusia VTsIOM dua tahun lalu.

Saat itu 66% mendukung penguburan walau mereka berharap penguburan hanya dilakukan setelah satu generasi terlewatkan semua.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.