Rumah mode Dior pecat John Galliano

Terbaru  1 Maret 2011 - 16:01 GMT

Dior pecat Galliano

John Galliano

Dalam sebuah video yang dipasang di internet, Galliano dilaporkan mengatakan: "Saya cinta Hitler"

Rumah mode Dior memecat perancang busana asal Inggris, John Galliano, menyusul tuduhan dia mengeluarkan pernyataan anti Yahudi minggu lalu.

Dior menyatakan, perusahaan itu memutuskan untuk memecat Galliano setelah menonton sebuah klip video yang menunjukkan desainer itu mengeluarkan pernyataan kasar di sebuah bar di Paris.

"Saya dengan tegas mengecam pernyataan John Galliano," kata Direktur Pelaksana Dior, Sidney Toledano.

Toledano mengatakan pernyataan Galliano itu "sangat berlawanan dengan nilai-nilai yang selama ini dibela oleh Christian Dior."

Pengacara John Galliano mengatakan, perancang berusia 50 tahun itu menyangkal semua tuduhan tersebut.

Pada hari Selasa (02/03) aktris pemenang hadiah Oscar Natalie Portman mengatakan dia "jijik" mendengar pernyataan anti Yahudi yang dikeluarkan John Gallian dalam video tersebut.

"Saya sangat terkejut dan jijik terhadap video berisi pernyataan John Galliano yang muncul hari ini," kata Portman, artis kelahiran Israel yang baru saja memenangkan Oscar.

'Cinta Hitler'

Pernyataan Portman itu dilontarkan setelah video yang dilaporkan memperlihatkan Galliano mengatakan kepada seorang pelanggan cafe di Paris: "Saya cinta Hitler" dipasang di internet.

Dalam video, laki-laki yang tampak seperti Galliano juga mengatakan kepada dua perempuan: "Orang-orang seperti kalian seharusnya sudah mati sekarang - ibu kalian, nenek moyang kalian seharusnya mati digas."

Galliano dan Portman bekerja untuk rumah mode Dior.

Portman adalah bintang iklan parfum Miss Dior Cherie dan sering mengenakan busana Dior di berbagai acara karpet merah.

"Setelah ada video ini, dan sebagai orang yang bangga sebagai orang Yahudi, saya tidak ingin diasosiasikan dengan Galliano dalam bentuk apapun," kata Portman.

Polisi sempat menahan Galliano pada hari Kamis malam setelah pasangan laki-laki dan perempuan menuduh dia mengeluarkan pernyataan anti Yahudi itu.

Profil John Galliano

John Galliano

John Galliano dianggap sebagai salah satu desainer busana paling berpengaruh di eranya.

Namun dalam wawancara dengan harian Times baru-baru ini, perancang Inggris berusia 50 tahun tersebut menyebut dirinya sebagai "orang paling normal yang bisa anda temui dalam industri fesyen"

Seniman yang suka berpakaian flamboyan dan berkumis ini saat itu sedang memusatkan perhatian untuk menggelar koleksi musim gugur-dingin Christian Dior dan juga show labelnya sendiri di Paris Fashion Week, yang dimula tanggal 1 Maret.

Terlahir dengan nama Juan Carlos di Gibraltar, dia dibesarkan di wilayah Streatham dan Dulwich, London Selatan oleh ayahnya yang bekerja sebagai tukang ledeng asal Inggris dan ibu asal Spanyol yang mengajarinya tarian flamenco.

Galliano mengambil alih pimpinan tim kreatif Dior pada tahun 1996 dan empat kali terpilih sebagai Desainer Busana Inggris Tahun ini sebanyak empat kali.

Buku biografi dari Museum Desain menyebut John dan saudara perempuannya, Rosemary dan Immacula, mengenakan pakaian yang selalu licin dan rapi jika keluar rumah, meski hanya untuk ke toko di ujung jalan rumah mereka.

Dia mendapat pendidikan di Saint Martin's College of Art and Design, dan pertama-tama belajar untuk menjadi ilustrator, namun dia dibujuk untuk mulai mengubah gambarnya menjadi baju di tahun terakhir.

'Ambisi tinggi'

Dia menyebut jatuh cinta pada kostum dan drama, yang terlihat dalam karya-karyanya, ketika bekerja sebagai pengarah busana di National Theatre.

Pertunjukan karya kelulusannya pada tahun 1984 diberi judul "Les Incroyables" yang mendapat inspirasi dari revolusi Prancis tahun 1789. Seluruh koleksinya saat itu dibeli oleh satu butik di London dan Diana Ross membeli jacket musim dingin ketika melihatnya di etalase.

karya Galliano

Setelah hidup dalam kesulitan keuangan selama beberapa tahun di London, dia pindah ke Paris tahun 1993 dan editor majalah Vogue Anna Wintour dilaporkan menjadi pendukung kuat dengan mencarikan sponsor, tempat show dan menyewa super model untuk mengenakan busananya.

"Ya saya memang pernah hancur-hancuran, tetapi itu satu hal yang sangat berharga. Kesalahan yang saya buat, dan pelajaran yang bisa diambil," ujarnya kepada koran Times.

Artikel koran itu mengatakan Galliano membantu Dior mendapatkan keuntungan tahunan sekitar £588 juta, dengan sejumlah busana dijual seharga £50.000.

Pertunjukan busana Galliano yang luar biasa selalu diinspirasi dari sejarah dan perjalanannya keliling dunia -mulai dari Mesir kuno hingga suku Massai Afrika serta penunggang kuda abad 18.

Bulan Januari 2011, pertunjukan pakaian pria musim semi-panas di Paris diberi tema musim dingin di Siberia, warga Rusia di pengasingan dan penari balet Rudolf Nureyev.

Seminggu kemudian, dalam peragaan adi busana Christian Dior dia kembali ke warisan New Look rumah busana Paris itu dengan kreasi yang terinspirasi oleh perancang busana tahun 1950 an Rene Gruau.

Dia dikenal dengan gaya bunglon dan dilaporkan selalu membuat semua pihak di industri fesyen bersemangat di akhir peragaan dengan tampil di panggung dalam busana aneh.

Biografi dari Museum Desain menggambarkannya sebagai seseorang yang romantis namun "dibalik estetika halus, John Galliano adalah seseorang yang memiliki kekuatan, pria dengan ambisi untuk dicatat dalam sejarah sebagai salah satu tokoh luar biasa dunia fesyen dan cenderung intimidatif.

Ambisi ini sekarang terhalang setelah rumah mode Dior memutuskan untuk memecat desainer itu.

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.