Ganja naikkan resiko gangguan jiwa

Terbaru  2 Maret 2011 - 09:42 GMT
ganja

Ganja tingkatkan resiko terkena gangguan jiwa

Penggunaan ganja saat umur belasan tahun meningkatkan resiko terkena gangguan jiwa, kata sebuah kajian.

Penelitian yang diterbitkan pada Jurnal Kesehatan Inggris mengamati 1.900 orang dalam 10 tahun.

Meskipun kaitan antara ganja dan psikosis sudah dipastikan, tetapi sebelumnya masih belum jelas apakah ganja memicu gangguan.

Penelitian ini sangat mengisyaratkan bahwa pemakaian ganja menjadi penyebabnya, bukan sebaliknya.

Penelitian dipimpin Professor Jim van Os dari Universitas Maastricht Belanda dan melibatkan sejumlah peneliti dari Belanda, Jerman, Swiss dan Inggris.

Kajian ini tidak memasukkan siapapun yang dilaporkan menggunakan ganja atau telah menunjukkan gejala pra-gangguan jiwa saat penelitian dimulai di Jerman.

Peserta penelitian adalah penduduk berumur 14 dan 24 tahun, pengguna ganja dan menunjukkan gejala psikosis dalam 10 tahun.

Mereka menemukan penggunaan ganja "sangat" meningkatkan resiko gejala gangguan jiwa, meskipun faktor-faktor lain seperti status sosial ekonomi, penggunaan obat lain dan gangguan psikiatri lain telah diperhitungkan.

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.