Ikan hiu cuci kulit secara berkala

Terbaru  18 Maret 2011 - 12:01 GMT
Hiu ekor panjang

Hiu ekor panjang datang ke "stasiun pembersih" secara reguler untuk membersihkan badan

Rombongan ikan hiu ekor panjang mengunjungi stasiun-stasiun pembersih untuk menghilangkan parasit dari tubuh mereka, kata para periset.

Para ilmuwan merekam sejumlah hiu di lepas pantai Filipina yang datang ke satu gunung laut tropis.

Gunung laut ini adalah habitat ikan pembersih, yang memakan parasit dan kelupasan kulit ikan.

Ikan-ikan hiu itu berulangkali datang ke "stasiun pembersih" itu dan berenang perlahan untuk memberikan waktu bagi ikan-ikan pembersih untuk menyedoti parasit atau kupil yang menempel di badan mereka.

Temuan ini diterbitkan belum lama berselang di jurnal PLoS One.

Inilah untuk pertama kali perilaku tersebut terlihat dalam spesies ini dan para periset mengatakan hal itu menunjukkan betapa pentingnya habitat karang dangkal bagi predator besar yang terancam punah.

Kepala tim riset, Simon Oliver dari Universitas Bangor di Inggris, mempelajari hiu ekor panjang selama lebih lima tahun dan mendirikan Proyek Konservasi dan Riset Hiu Ekor Panjang.

Untuk penelitian PLoS One, dia merekam lebih 1.000 jam kegiatan hiu itu di satu gunung laut di lepas pantai ujung pulau Cebu di Filipina.

Kegiatan reguler

"Mereka datang ke lokasi itu secara reguler," kata Olver kepada BBC. "Di situ ada kawasan selam skuba."

Perilaku hiu itu menunjukkan bahwa mereka datang ke sana khusus untuk membersihkan badan.

"Mereka berhenti, merendahkan ekor supaya ikan-ikan pembersih tertarik untuk mendekat," katanya menjelaskan.

Ikan pembersih

Ikan pembersih yang "rajin" memakan parasit dan kupil kulit di tubuh hiu ekor panjang

"Dan mereka secara sistematis berputar-putar selama 45 menit dengan kecepatan tak sampai satu meter per detik." Ini sekitar setengah dari kecepatan biasa hiu-hiu itu berenang.

Gugus-gugus karang yang menjadi habitat ikan pembersih tebal bibir itu --begitu mereka disebut-- kemungkinan sangat penting bagi kesehatan ikan hiu ekor panjang tersebut.

"Mirip seperti kita pergi ke klinik bila kepala kita penuh dengan kutu," kata Oliver menambahkan. "Kalau tidak bisa diobati, kutu-kutu itu bisa menimbulkan infeksi dan dampak lainnya."

"Temuan kami menekankan pentingnya melindungi kawasan-kawasan seperti gunung laut yang berperang penting untuk kesehatan dan kebersihan hiu," kata Oliver.

Oliver menyebutkan bahwa situs riset ini mengalami kerusakan berat akibat penangkapan ikan dengan dinamit.

Pakar biologi laut Universitas Bangor, Dr John Turner, yang juga ikut dalam riset ini mengatakan, "Penelitian ini secara unik menggambarkan mengapa sejumlah hiu samudera datang ke perairan pantai untuk melakukan kegiatan penting yang bisa diganggu dengan mudah oleh manusia."

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.