Proyek Disneyland Shanghai dimulai

Terbaru  8 April 2011 - 06:51 GMT
Disney China

Tahun pertama Disneyland di Cina diharapkan menarik 7,3 juta pengunjung

Seorang pejabat Cina melakukan peletakan batu pertama sebagai awal dari proyek pembangunan taman hiburan Disneyland pertama di negara tirai bambu tersebut.

Proyek senilai US$3,7 miliar itu akan membawa Mickey Mouse dan tokoh kartun Disney lainnya ke Cina setelah melalui proses negosiasi yang panjang selama 10 tahun.

Kepala eksekutif Walt Disney, Bob Iger, dan Sekretaris Partai Komunis Shanghai Yu Zhengsheng memimpin upacara pembukaan proyek Disneyland disertai Mickey dan Minnie memakai baju tradisional Cina.

"Taman hiburan di Shanghai akan menjadi tujuan tempat wisata keluarga kelas dunia yang menggabungkan karakter klasik Disney dan ceritanya dengan keunikan dan kecantikan Cina,'' kata Iger.

Pemerintah kota Shanghai akan memegang mayoritas saham proyek ini, sementara Disney memegang 43%.

Pengerjaan konstruksi bangunan diperkirakan akan berlangsung selama lima tahun, tetapi pengamat meragukan kesuksesan taman hiburan di Cina tersebut.

Keraguan ini berkaca pada Disneyland di Hongkong yang menarik lebih dari 40% warga daratan Cina, dan masih mengalami kerugian.

Disneyland di Hongkong yang dibuka tahun 2005, dan besarnya pembayaran pajak membuat investasi ditempat itu belum mendapatkan keuntungan.

Pejabat di Cina menggambarkan rencana Shanghai sebagai ''ledakan merusak'' bagi taman serupa di Hongkong.

Disneyland di Shanghai diperkirakan akan menarik 7,3 juta pengunjung ditahun pertamanya, demikian harapan pemerintah kota Shanghai dalam situsnya.

Tempat ini direncakan sebagai sebuah ''kawasan wisata internasional'' yang tidak jauh dari bandara internasional di Pudong.

"Disney adalah hiburan klasik kota. Proyek ini akan membantu Shanghai sebagai salah satu tempat tujuan terkenal di dunia dan menjadi peningkatan bear bagi perkembangan kebudayaan dan industri hiburan di Shanghai,'' kata walikota Shanghai, Han Zheng.

Taman hiburan Disneyland ini menjadi yang ke-empat di luar Amerika Serikat, setelah paris, Tokyo dan Hongkong.

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.