Nyamuk rekayasa bisa bantu basmi malaria

Terbaru  21 April 2011 - 22:32 WIB

Nyamuk hasil rekayasa genetika diharapkan bisa membantu membasmi penyakit malaria

Sekelompok ilmuwan yakin mereka hampir bisa mengubah DNA nyamuk-nyamuk liar untuk membasmi penyakit malaria.

Di laboratorium mereka membuat gen menyebar dari segelintir nyamuk ke sebagian besar nyamuk hanya dalam beberapa generasi, demikian dilaporkan dalam jurnal Nature.

Kalau gen yang benar bisa disebarkan ke nyamuk-nyamuk, para peneliti berharap hal itu bisa mengurangi jumlah kasus penyakit malaria.

Sejumlah akademis lain menyebut penelitian itu sebagai "langkah maju besar".

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, memperkirakan bahwa malaria menyebabkan kematian hampir satu juta orang di tahun 2008.

Penyebaran kekebalan

Berbagai kelompok peneliti sudah menciptakan "nyamuk antimalaria" dengan memanfaatkan teknik-teknik seperti menggunakan gen untuk mengganggu perkembangan parasit malaria.

Tetapi penelitian itu memiliki tantangan besar - menyebarkan gen itu dari seekor nyamuk hasil rekayasa genetika ke semua nyamuk di seluruh dunia bukanlah pekerjaan ringan.

Kalau gen itu tidak memberikan keuntungan bagi nyamuk tersebut, gen itu akan hilang.

Para ilmuwan di universitas Imperial College di London dan Universitas Washington di Seattle yakin mereka telah menemukan solusinya.

Mereka memasukkan gen ke DNA nyamuk bisa menjaga kelangsungannya sendiri --homing endonuclease atauI-Scel.

Gen itu membuat enzim yang membelah dua DNA itu. Perangkat perbaikan sel kemudian menggunakan gen itu sebagai model ketika membetulkan lagi bagian DNA yang dibelah.

Hasilnya, gen homing endonuclease akan disalin.

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.