Tim voli Cina cari inspirasi dari Mao

Terbaru  5 Mei 2011 - 19:09 WIB
Mao Zedong menjadi tokoh panutan bagi kader Partai Komunis Cina

Mao Zedong menjadi tokoh panutan bagi kader Partai Komunis Cina

Tim voli wanita Cina mencari inspirasi dengan berbagai cara untuk bisa meraih kembali kejayaan, termasuk dari mendiang Mao Zedong.

Tim andalan Cina meluangkan waktu mengkaji puisi karya Mao Zedong selagi bersiap untuk bersaing di Olimpiade London tahun depan.

Mereka berkonsentrasi pada satu sajak peninggalan Mao, yaitu The Long March, dengan menghafal dan membacakannya dalam kelompok.

Para pemain voli menghabiskan enam hari hanya untuk membaca puisi Mao Zedong dalam suatu sesi latihan di Zhangzhou di Provinsi Fujian.

Sebagian atlet voli mengkaji sajak tersebut di waktu luang mereka.

Puisi menuturkan kembali epos perjalanan yang dijalani oleh pasukan komunis pimpinan Mao dari 1934-35, ketika mereka melarikan diri dari pasukan yang dipimpin oleh Chiang Kai-shek, pemimpin Cina kala itu.

Puluhan ribu tentara komunis tewas dalam perjalanan ribuan kilometer, dan hanya beberapa ribu saja yang akhirnya sampai ke tempat yang aman.

'Memperkaya'

Para pelatih timnas voli Cina berharap puisi itu akan menjadi ilham bagi para pemain mereka.

"Tentara Merah tidak takut dengan cobaan Long March"

Mao Zedong

Puisi Mao akan ''memperkaya kehidupan budaya dan pendidikan revolusioner tradisional para atlet'', kata sebuah artikel yang dimuat di situs resmi Persatuan Bola Voli Cina.

Mereka juga mengharapkan menelaah puisi Mao juga akan mempersiapkan mereka untuk mencapai keberhasilan di ajang Olimpiade London 2012.

Tim voli wanita Cina dulu pernah menjadi kekuatan penting di dunia, termasuk dengan merebut emas di Olimpiade dan beberapa event berskala internasional lain.

Namun, prestasi mereka tidak luar biasa bagus dalam beberapa tahun terakhir.

''Tentara Merah tidak takut dengan cobaan Long March,'' tulis Mao dalam puisi yang ditulis pada tahun 1935, tidak lama setelah dia menjadi pemimpin pasukan komunis Cina yang tercerai berai.

Pelatih Cina pasti mengharapkan para pemain mereka akan bersikap serupa di London.

Tidak hanya para pemain bola voli yang mencari ilham dari masa lalu, kota Chongqing juga tengah gencar mempromosikan nilai-nilai ajaran mendiang Mao.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.