Baju renang picu ketegangan di India

Terbaru  10 Mei 2011 - 21:10 WIB
aksi protes menentang baj renang bergambar Laksmi

Masyarakat Hindu menganggap baju renang rancanangan Nona Blue melukai perasaan mereka

Baju renang bergambar dewi kemakmuran, Laksmi, dalam agama Hindu, memicu sengketa hukum di India dan berpotensi mengganggu hubungan India-Australia.

Pengadilan Tinggi Allahabad mengeluarkan peringatan kepada koran Hindustan Times karena memuat model perempuan yang mengenakan baju renang tersebut.

Baju renang tersebut diperkenalkan dalam acara pameran busana di Sydney, Australia, pekan lalu dan menarik perhatian media di seluruh dunia.

Banyak koran memuat foto tersebut yang kemudian memicu aksi protes di seluruh India.

Kelompok-kelompok Hindu seperti Vishwa Hindu Parishad, Shiv Sena, dan Bajrang Dal turun ke jalan-jalan di Dehli, hari Senin (9/5), mengecam pemerintah Australia dan perancang baju renang, Lisa Blue.

"Baju renang itu melukai perasaan miliaran pemeluk Hindu dan masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan permintaan maaf. Kami merasa mereka sengaja memasang Dewi Laksmi di baju renang agar mendapatkan perhatian besar di seluruh dunia," kata Jai Bhagwan Goyal, salah seorang pengunjuk rasa kepada kantor Reuters.

Permintaan maaf

Selain mengeluarkan peringatan, Pengadilan Tinggi Allahabad juga mengirim surat kepada pemerintah negara bagian dan federal, meminta mereka menjelaskan posisi dalam kasus ini.

Pengadilan meminta pemerintah India menyampaikan kepada Australia bahwa baju renang itu melukai perasaan masyarakat Hindu.

Pekan lalu beberapa pihak mengirim petisi ke pengadilan berisi keberatan atas penerbitan baju renang bergambar Dewi Laksmi di berbagai surat kabar.

Mereka yang membubuhkan tanda tangan dalam petisi juga mendesak agar Lisa Blue dimintai pertanggungjawaban hukum.

Para pengacara mereka mengatakan seharusnya koran-koran di India tidak memasang foto tersebut dan mendesak pementintah Australia menindak Blue.

Wartawan BBC di Lucknow Dutt Tripathi di Lucknow melaporkan kasus ini akan kembali dibahas dalam enam pekan mendatang.

Sementara itu beberapa koran di India memuat pernyataan Blue yang mengatakan pembuatan dan penjualan baju renang dengan gambar Dewi Laksmi telah dihentikan.

Perusahaan pembuat baju renang itu juga meminta maaf telah melukai perasaan umat Hindu di India.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.