Konser Bob Dylan di Cina dikritik

Terbaru  14 Mei 2011 - 16:01 WIB

Pemerintah Cina mensensor daftar lagu yang akan dilantunkan Bob Dylan saat pentas di negara itu.

Penyanyi asal Amerika Serikat, Bob Dylan, menolak tuduhan yang menyebut dia tunduk pada sensor Pemerintah Cina, ketika tampil di Beijing dan Shanghai pada bulan lalu.

Sebelumnya penyanyi gaek ini dikritik habis-habisan oleh media barat dan pegiat HAM, karena membiarkan otoritas Cina mensensor daftar lagu yang akan dilantunkannya.

Dalam situs resminya, penyanyi rock klasik ini hari Jumat (13/5) mengaku telah mengirim daftar lagu itu kepada Kementrian Kebudayaan Cina sebelum pentas di sana.

Pejabat setempat memang mengawasi secara ketat rencana konser Dylan.

Untuk itulah, mereka memastikan daftar lagu apa yang akan dilantukannya.

Tapi Dyan bersikukuh keberangkatannya ke Cina untuk menyanyikan semua lagu-lagunya, tetapi dia tak menyadari apabila kemudian beberapa lagunya disensor.

Dylan dikritik berbagai kalangan Barat karena tidak melantunkan beberapa lagu nya yang bernada protes seperti The Times They Are A-Changin dan Blowin' in the Wind.

Namun penggemar Dylan di Cina tampaknya tidak terlalu mempedulikan hal itu, asalkan mereka bisa melihat idolanya.

Untuk bisa menyaksikan penampilan Dylan, mereka saat itu harus membayar harga tiket sebesar 980 yuan atau sekitar $150.

Ledakan ekonomi yang terjadi di Cina dalam beberapa tahun belakangan ini membuat anak muda lebih tertarik untuk mencari uang dan menghabiksan waktu untuk bersenang-senang ketimbang terlibat dalam dunia politik.

Link terkait

Topik Terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.