Kematian penyair Pablo Neruda diselidiki

Terbaru  3 Juni 2011 - 09:24 WIB
Pablo Neruda

Pablo Neruda diselidiki karena ada keterangan mantan supir yang menduga dia diracun.

Hakim di Chile memerintahkan penyelidikan terhadap kematian pemenang hadiah Nobel dan penyair Pablo Neruda.

Penyelidikan itu dilakukan menyusul adanya dugaan yang menyebutkan penyebab kematian Neruda karena diracun.

Neruda - seorang komunis dan sahabat Presiden Salvador Allende - meninggal mendadak pada 1973 setelah kudeta militer yang memberikan kekuasaan kepada Jenderal Augusto Pinochet.

Keluarga penyair itu menyebutkan dia meninggal di Klinik di Santiago akibat kanker prostat pada usia 69 tahun.

Yayasan yang merawat warisannya mengatakan pernyataan itu "tidak memiliki bukti sama sekali, yang membuat Pablo Neruda meninggal karena penyebab lain selain kanker".

Tetapi, akibat tekanan dari Partai Komunis Chile, seorang Hakim memutuskan untuk menyelidiki penyebab kematiannya.

Penyelidikan ini dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan dari mantan supir Neruda, Manuel Araya Osorio, yang menyebutkan intelejen menyuntikan Neruda dengan racun di klinik atas perintah Jenderal Pinochet, duabelas hari setelah kudeta.

Neruda beberapa kali melontarkan kritik terhadap militer yang disebutnya mengkhianati negara.

Bukan hanya kematian Neruda yang diselidiki. Makam Presiden Allende digali kembali atas perintah hakim yang sama, untuk memastikan penyebab kematiannya, apakah karena bunuh diri - seperti yang dipercaya oleh khayalak- atau dibunuh oleh tentara yang menyerang istana presiden ketika terjadi kudeta.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.