Kerajaan media global Rupert Murdoch

Terbaru  13 Juli 2011 - 17:01 WIB

News Corp milik Rupert Murdoch memiliki jaringan media global senilai miliaran dolar

Konglomerat media Rupert Murdoch telah menutup salah satu koran miliknya, News of the World pasca skandal penyadapan telepon selebritis, keluarga kerajaan Inggris, keluarga korban perang dan ponsel milik korban pembunuhan.

Penyelidikan masih berlangsung, selain juga penyelidikan atas dugaan bahwa tabloid itu menyuap polisi untuk mendapat informasi.

Tetapi kerajaan media News Corporation milik Rupert Murdoch masih memiliki jaringan global, dengan pendapatan lebih dari US$31 miliar (Rp264,9 triliun) per tahun.

Kenyataan ini dan skandal penyadapan telepon membuat banyak pihak di Inggris khawatir akan pengaruh Rupert Murdoch dalam politik negeri itu lewat media miliknya.

Partai-partai utama Inggris yang berseberangan bersatu untuk mengeluarkan mosi yang mendesak Rupert Murdoch dan News Corporation untuk menghentikan upayanya mengakuisisi penuh perusahaan televisi satelit InggrisBSkyB, sampai penyelidikan atas skandal penyadapan telepon media milik Murdoch selesai.

Berikut sebagian media milik Rupert Murdoch di seluruh dunia.

Australia dan Selandia Baru

News Corp memiliki 44% saham Sky Network di Australia - negara kelahiran Murdoch - Selandia Baru, dan sedang dalam proses penawaran untuk membeli televisi internasional milik pemerintah Australia yang sekarang dioperasikan oleh ABC.

News Corp juga pemilik 150 surat kabar lokal dan nasional di Australia, termasuk the Australian, the Telegraph dan the Herald Sun. Selain itu, News Corp memiliki 50% saham Premier Media Group, yang mengoerasikan sembilan stasiun televisi Fox TV di Australia.

Asia

Di bawah nama Star, News Corp memiliki sembilan stasiun televisi kabel di seluruh Asia dan memegang saham besar di delapan stasiun televisi lainnya.

Star juga memiliki 20% saham saluran televisi Tata Sky di India.

News Corp adalah pemilik saham mayoritas surat kabar Post Courier di Papua Nugini dan surat kabar Wall Street Journal Asia.

Eropa

Demonstran antiakuisisi BSkyB di London

Demonstran bertopeng Murdoch di London menggambarkan PM Cameron sebagai bonekanya

News Corp memiliki 39% saham perusahaan televisi satelit BSkyB tetapi Murdoch sedang berupaya membeli seluruh saham perusahaan itu.

Tabloid News of the World merupakan surat kabar mingguan terbsar di Inggris dengan sirkulasi tiga juta eksemplar per minggu. Setelah ditutup, Murdoch masih memiliki tiga surat kabar nasional Inggris, the Times, Sunday Times dan the Sun.

Di Italia, News Corp memiliki televisi Sky Italia dan di Jerman perusahaan itu memiliki 45% saham Sky Deutschland.

Afrika dan Timur Tengah

News Corp memegang 9% saham di jaringan Rotana, yang mencakup berbagai stasiun televisi di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Amerika Latin

News Corp memiliki saham besar di tiga televisi di kawasan Amerika Latin - LAPTV, Telecine dan Fox Telecolombia.

Amerika Serikat dan Kanada

News Corp memiliki sejumlah surat kabar besar Amerika, termasuk Wall Street Journal, the New York Post dan Community Newspaper Group dan sejumlah koran bisnis termasuk Barons dan MarketWatch.

Perusahaan itu juga memiliki tujuh perusahaan informasi berita.

News Corp menguasai beragam media di seluruh dunia

News Corp memiliki saham besar dalam industri televisi Amerika lewat jaringan televisi Fox dan National Geographic.

Perusahaan itu memiliki 27 stasiun lokal televisi Fox dan Murdoch pernah menyebut langkah televisi Fox News miliknya "tidak bisa dihentikan".

Sepuluh perusahaan film milik News Corp - termasuk 20th Century Fox dan Fox Searchlight Pictures - juga bermarkas di Amerika.

News Corp juga memiliki sepertiga saham layanan sewa film online Hulu.

Internasional

News Corp adalah pemilik perusahaan penerbitan HarperCollins di Amerika, Kanada, Eropa, Selandia Baru dan Australia, dan pemilik sebagian saham HarperCollins Asia.

Selain itu, News Corp juga pemilik penuh atau pemilik sebagian saham beragam perusahaan pemasaran dan media digital. Murdoch baru-baru ini menjual sebagian besar sahamnya di jejaring sosial MySpace.

Jaringan televisi Fox dan National Geographic juga memiliki jangkauan global lewat beragam saluran televisi berita dan hiburan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.