Keluarga membuat Yayasan Amy Winehouse.

Amy Winehouse Hak atas foto AP
Image caption Amy tengah berjuang lepas dari narkoba dan alkohol ketika ditemukan tewas Sabtu (23/07).

Ayah Amy Winehouse mengungkapkan rencana untuk membuat sebuah yayasan yang ditujukan untuk membantu orang yang berjuang melawan kecanduan narkoba.

''Jika anda tidak bisa membuat sebuah klinik rehabilitasi pribadi, ada daftar orang yang mengantri selama dua tahun meminta bantuan,'' kata Mitch Winehouse saat pemakaman Amy.

Dia mengatakan putrinya yang meninggal di usia 27 tahun telah ''menaklukan'' kecanduan narkobanya dan masih ''berusaha keras mengatasi kecanduan alkohol''.

Menurut Mitch, sebenarnya Amy ''baru saja menyelesaikan tiga pekan absen dari minuman keras''.

Mitch menambahkan kalau Amy dalam kondisi yang sangat bahagia di hari-hari terakhirnya.

''Mengetahui dia tidak depresi, mengetahui dia... meninggal dalam keadaan senang, itu membuat kami merasa lebih baik,'' katanya.

Yayasan Amy Winehouse

Anggota parlemen Keith Vaz disebut-sebut siap membantu membuat yayasan ini setelah Mitch pernah hadir saat memberi kesaksian tentang narkoba ke komite urusan dalam negeri parlemen tahun 2009.

"Saya sangat senang menolong Mitch dalam setiap cara dengan kampanye untuk merehabilitasi warga yang paling rentan di lingkungan kita,'' kata Vaz.

Mitch mengatakan ide pembuatan Yayasan Amy Winehouse ini datang ketika penyanyi peraih lima Grammy tahun 2006 lalu ini berencana untuk sembuh dengan mengatakan ''Ayah, saya merasa sudah cukup, saya tidak tahan lagi dengan tatapanmu dan wajah keluarga lainnya.''

Rencana pembentukan Yayasan Amy Winehouse ini juga mendapat sambutan positif dari lembaga penggalang dana untuk urusan narkoba, DrugScope.

DrugScope menyatakan siap memberikan bantuan bagi para pecandu.

"Banyak pihak di sektor perawatan bagi pecandu yang akan menerima cita-cita Mitch Winehouse untuk membantu kaum muda mengatasi masalah kecanduan narkoba, menyusul kematian putrinya Amy,'' kata kepala eksekutif Martin Barnes kepada BBC.

"Banyak kaum muda yang tidak memakai narkoba, dan bagi mereka yang memakainya, mayoritas tidak mengalami kecanduan yang mendalam, Bagaimanapun ketika masalah narkoba muncul, akses yang mudah ke rehabilitasi adalah penting.''

Berita terkait