Rezim Gaddafi runtuh, buaya ganti nama

Terbaru  24 Agustus 2011 - 09:40 WIB

Buaya bernama Moammar Gaddafi ini tak lama lagi akan memiliki nama baru.

Runtuhnya rezim Moammar Gaddafi ternyata tak hanya membuat para pendukung sang kolonel cemas.

Jauh dari hiruk pikuk pertempuran di Libia, pengurus peternakan buaya Hamat Kader di Dataran Tinggi Golan juga mencemaskan perkembangan terbaru di Libia itu.

Mengapa mereka begitu khawatir? Ternyata di peternakan ini ada seekor buaya yang diberi nama Moammar Gaddafi.

Dan, para pengurus peternakan berencana mengganti nama buaya seberat 230kg dan sepanjang tiga meter ini setelah Gaddafi tersingkir dari kekuasaannya.

Alasan penggantian nama ini karena peternakan tersebut memiliki 'pengalaman buruk' dengan buaya yang menyandang nama tokoh ternama dunia.

Yasser Arafat

"Arafat buaya mati, hanya beberapa pekan setelah Yasser Arafat meninggal dunia di Paris, November 2004."

Meital Dana

Tahun 2004 lalu, peternakan ini memiliki buaya bernama Yasser Arafat, pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

"Arafat buaya mati, hanya beberapa pekan setelah Yasser Arafat meninggal dunia di Paris, November 2004," kata juru bicara peternakan, Meital Dana, kepada AFP.

Nah, tak ingin peristiwa kematian 'Arafat' terulang maka pengurus peternakan buaya ini berencana mengganti nama Gaddafi si buaya.

Padahal, buaya ini sudah menyandang nama Gaddafi sejak lahir pada 1975. Pada tahun yang sama Moammar Gaddafi menerbitkan buku hijaunya yang terkenal itu.

Hamat Gader adalah peternakan buaya terbesar di Timur Tengah yang memiliki sekitar 200 ekor buaya dari seluruh dunia.

Lucunya, beberapa ekor buaya memiliki nama para pemimpin dunia seperti Vladimir Putin.

"Ada yang bernama Berlusconi dan dia juga selalu mengejar buaya betina," kata Dana.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.