Semakin lama gemuk, semakin besar risiko

Kelebihan berat badan Hak atas foto SPL
Image caption Kegemukan mulai terjadi di kalangan anak-anak sehingga harapan hidup mereka lebih pendek

Penelitian baru menunjukkan dampak kegemukan terhadap harapan hidup terlalu diremehkan karena lamanya seseorang kelebihan berat badan belum diperhitungkan.

Para peneliti yang dipimpin oleh tim dari Universitas Monash, Australia, menemukan bahwa setiap dua tahun seseorang mengalami kegemukan, risiko orang tersebut terancam kematian dini naik 7%.

Inilah pertama kalinya para ilmuwan meneliti dampak lamanya seseorang kegemukan pada harapan hidup, lapor wartawan BBC, Michelle Roberts.

Penelitian-penelitian lain menimbang risiko kesehatan berdasarkan tingkat kegemukan tetapi tak satu penelitian pun memperhitungkan kegemukan terus-menerus.

Penemuan terbaru ini berasal dari penelitian luas yang melacak kesehatan lebih dari lima ribu responden di Amerika selama hampir setengah abad.

Hasil penelitian menunjukkan risiko kematian meningkat dua kali bila setiap sepuluh tahun seorang tetap kelebihan berat badan.

Para penulis laporan yang diterbitkan di International Journal of Epidemiology mengatakan dokter perlu menghitung berapa lama seseorang mengalami kegemukan ketika menimbang skala ancaman kesehatan yang dihadapi pasien.

Para ilmuwan juga mengatakan karena kegemukan sekarang mulai terjadi pada anak-anak, maka anak-anak sekarang menghadapi harapan hidup lebih pendek dibanding generasi-generasi sebelumnya.

Berita terkait