Sampah satelit jatuh ke bumi

 UARS Hak atas foto AFP
Image caption UARS menyebar dari tahun 1991 dari pesawat luar angkasa Discovery

Badan Luar angkasa AS, Nasa tengah mencoba untuk menentukan dimana sampah satelit yang akan jatuh di Bumi pada Sabtu ini.

Kendaraan angkasa itu diperkirakan akan memasuki atmosfir bumi sekitar 05.00 GMT - pejabat mengatakan puing-puing kemungkinan akan mendarat di Kanada, tetapi belum dapat dipastikan.

Satelit penelitian milik AS, Upper Atmosphere Research Satellite (UARS) merupakan yang terbesar dan diperkirakan akan jatuh ke bumi tanpa dapat dikontrol, setelah 30 tahun.

Pejabat mengatakan risiko keamanan publik terhadap kejatuhan kendaraan angkasa itu kecil.

Laporan yang tidak dapat dikonfirmasikan beredar di twitter yang menyebutkan puing-puing kemungkinan akan jatuh di Okotoks, sebuah kota di selatan Calgary, di Kanada bagian barat.

"Jika puing-puing jatuh ke tanah (dan itu masih kemungkinan), mungkin di Kanada," kata seorang pejabat Nasa, dalam twitter.

Sebagian besar satelit dan sekarang kendaraan angkasa yang tidak bertenaga akan terbakar, tetapi rancangan kerja menunjukan sekitar 500 kg dapat selamat di angkasa.

Bagian dari puing-puing diperkirakan akan jatuh secara terpecah-pecah lebih dari 500 mil garis edar. Dengan lebih dari 70% permukaan bumi terdiri dari air, dan banyak ahli mengatakan pecahan itu kemungkinan jatuh ke lautan.

The Upper Atmosphere Research Satellite (UARS) menyebar pada 1991 dari pesawat luar angkasa Discovery dalam misi untuk penelitian atmosfir bumi.

Nasa telah memperingatkan masyarakat agar tidak menyentuh bagian pecahan kendaraan angkasa yang jatuh, dan meminta agar mengontak pejabat lokal.

Berita terkait