Dua perempuan Australia boleh pakai status lelaki

Waria
Image caption Waria Australia mendapat sejumlah kelonggaran aturan terkait status hukum mereka.

Mahkamah Agung Australia memutuskan bahwa dua waria boleh mendapat status hukum sebagai laki-laki meskipun mereka belum selesai dengan proses pengubahan jenis kelaminnya.

Putusan mahkamah ini disambut hangat oleh kelompok advokasi kelompok waria.

Australia kini menjadi satu dari sejumlah negara yang mencoba melonggarkan aturan dalam hal persyaratan pembedahan untuk menentukan jenis kelamin.

Dua orang yang mulanya mengajukan gugatan dalam kasus ini tidak diungkap identitasnya.

Keduanya menjalani operasi pengangkatan payudara dan mengikuti prosedur penanaman hormon laki-laki, namun keduanya tetap mempertahankan sejumlah organ perempuannya.

Mereka menemui kesulitan saat mencoba mengubah status jenis kelamin dari perempuan menjadi laki-laki.

Maka setelah mengajukan gugatan, Mahkamah Agung Australia mengabulkan gugatan itu dengan mengatakan bahwa seseorang diindentifikasi sebagai laki-laki atau perempuan dari tampilan karakter luarnya, bukan dari organ seksualnya.

Dengan putusan ini, Mahkamah Agung membawa Australia sejajar dengan Afrika Selatan, Inggris serta sejumlah negara Eropa yang meneguhkan aturan serupa.

Putusan ini juga menyusul putusan sebelumnya yang diumumkan bulan lalu ketika warga waria dibolehkan mengubah status jenis kelamin dalam paspor tanpa mengubah jenis kelaminnya lebih dulu.

Berita terkait