Buku seks Klub Istri Patuh dikecam

Terbaru  14 Oktober 2011 - 16:30 WIB
cincin pernikahan

Anggota Klub Taat Suami mengatakan panduan hanya untuk kalangan terbatas

Sejumlah organisasi perempuan di Malaysia mengecam buku panduan seks Klub Istri Patuh yang mendorong suami melakukan hubungan badan dengan semua istrinya bersamaan.

Direktur organisasi Sisters in Islam (SIS) Ratna Osman menyebut buku ini sebagai upaya murahan untuk mendapatkan perhatian media lokal dan internasional.

"Selain pembahasan tentang kepatuhan wanita kepada suami, buku ini sama sekali tidak menyumbangkan pemikiran bagaimana mengatasi persoalan yang ada di masyarakat," kata Ratna seperti dikutip harian Malaysia The Star hari Jumat (14/10).

Buku setebal 115 halaman tersebut diberi judul Seks Islam, Perangi Yahudi untuk Kembalikan Seks Islam kepada Dunia dan diterbitkan oleh Global Ikhwan.

Organisasi ini sebelumnya menjadi berita utama media di berbagai negara setelah mendirikan Klub Istri Patuh.

Ratna menekankan bahwa perkawinan menurut Quran tidak hanya soal seks dan melayani suami.

Tamparan ke wajah

Seks suami berpoligami

Aqila Yusuf Muhamad, perwakilan Klub Taat Suami di London menjelaskan kepada Endang Nurdin tentang buku baru yang antara lain berisi suami poligami perlu berhubungan seks dengan istri-istri dalam satu malam.

Dengarmp3

Untuk melihat materi ini, JavaScript harus dinyalakan dan Flash terbaru harus dipasang.

Putar dengan media player alternatif

"Quran berbicara tentang cinta dan kasih sayang antara suami dan istri," kata Ratna.

Kecaman juga datang dati organisasi Empower yang menyebut buku panduan ini sama dengan tamparan ke wajah perempuan.

"Kaum perempuan berperan besar dalam pembangunan bangsa. Apa yang dilakukan Klub Istri Patuh ini hanya menjadikan kaum perempuan sebagai objek seks," kata Maria Chin Abdullah, Direktur Empower.

Anggota Global Ikhwan Maznah Taufik kepada kantor berita AFP mengatakan bahwa buku panduan seks ini sebenarnya untuk kalangan terbatas.

Ia menolak berkomentar lebih jauh soal buku ini.

Para pengurus Global Ikhwan maupun Klub Istri Patuh sejauh ini belum memberikan komentar atas kontroversi dari buku panduan seks tersebut.

Media di Malaysia memberitakan bahwa Jamil Khir Baharom, menteri Malaysia yang membidangi masalah-masalah Islam, akan mengkaji isi buku tersebut.

Undang-undang di Malaysia melarang buku yang dianggap berisi muatan pornografi.

Buku yang dinilai menghina Islam juga tidak boleh diedarkan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.