Beruang kutub diusulkan jadi lambang Kanada

Terbaru  30 Oktober 2011 - 12:27 WIB
Beruang kutub

Beruang kutub diusulkan menjadi lambang negara Kanada yang baru.

Sebagian rakyat Indonesia pasti tak terpikir jika lambang negara, Garuda kemudian diganti dengan burung atau hewan lain.

Situasi ini berbeda dengan Kanada, ketika seorang senator negara itu mengusulkan agar lambang negara itu diganti.

Sejak 1975, Kanada mendaulat berang-berang sebagai hewan sekaligus lambang nasional negeri itu.

Alasannya, berang-beranglah yang membuat negeri itu kemudian dibanjiri imigran Eropa pada awal 1700-an.

Kini, Senator Nicole Eaton menggugat posisi istimewa berang-berang yang dianggapnya sudah ketinggalan jaman.

Senator Eaton juga menganggap berang-berang tak lain hanya seekor pengerat biasa yang kerap merusak.

"Banyak orang menuding berang-berang bisa merusak ladang, jalanan, danau, sungai dan perkebunan," kata Eaton.

Selain alasan itu, Eaton menegaskan lambang negara bukanlah sesuatu yang abadi dan bisa diganti sewaktu-waktu.

Beruang kutub

"Berang-berang benar-benar menggambarkan warga Kanada. Sikap mereka sangat menyenangkan."

Michael Runtz

Lalu apa usulan Eaton sebagai pengganti berang-berang? Politisi konservatif itu mengusulkan beruang kutub sebagai lambang negara baru.

"Beruang kutub dengan kekuatan, keberanian dan kehormatannya sangat cocok untuk lambang negara yang baru," ujarnya.

"Inilah saatnya berang-berang menyingkir atau setidaknya membagi kehormatan dengan beruang kutub," tambah Eaton.

Namun usulan ini ditentang seorang anggota parlemen asal Provinsi Manitoba yang menganggap berang-berang memiliki jejak dalam sejarah Kanada yang panjang.

"Beruang kutub memang hewan yang cantik namun berang-berang memainkan peran penting dalam sejarah Kanada," kata politisi dari Partai Demokratik Baru, Pat Martin.

"Perburuan berang-beranglah yang membantu pembukaan bagian baru negeri ini," lanjut Martin.

Warga Inggris dan Prancis pertama yang tinggal di Kanada memburu berang-berang untuk diambil kulit dan bulunya.

Sementara itu, pakar sejarah alam Universitas Carleton, Michael Runtz mengatakan lambang negara bukan sekadar masalah sejarah..

"Berang-berang benar-benar menggambarkan warga Kanada. Sikap mereka sangat menyenangkan," kata Runtz.

"Sementara beruang kutub mencerminkan kegarangan," lanjut dia.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.