Action Comics pertama pecahkan rekor harga komik

Terbaru  1 Desember 2011 - 17:09 WIB
Action Comics edisi pertama yang dilelang 30 November 2011.

Ada 100 eksemplar Action Comics edisi pertama namun yang dilelang dalam kondisi amat baik.

Edisi asli buku komik pertama yang menampilkan Superman terjual dengan harga US$2,1 juta atau sekitar Rp20 miliar rupiah.

Diterbitkan pada 1938, edisi pertama Action Comics menampilkan Superman di sampulnya.

Di sampul tersebut seorang pahlawan super dengan bentuk tubuh perkasa yang memakai baju ketat biru dan sayap merah sedang mengangkat mobil dan menghantamkannya ke batu besar.

Pahlawan super itu disebut Superman dengan deskripsi pembela kaum tertindas yang bisa lari lebih cepat dari kereta api.

Lelang atas komik tersebut dilaksanakan melalui internet Rabu malam di Amerika Serikat, seperti dilaporkan wartawan BBC di Washington, Steve Kingstone.

Bentuk investasi

Ketika terbit 73 tahun lalu, buku komit tersebut dijual dengan harga 70 sen atau sekitar Rp7.000 dan hanya 100 eksemplar dari edisi asli yang masih bertahan hingga saat ini.

Namun yang dilelang adalah edisi yang masih berada ldalam kondisi yang amat baik.

Harga jualnya menjadi rekor tertinggi di dunia untuk buku komik sejauh ini.

Pembelinya dirahasiakan namun kabar burung menyebutkan aktor terkenal Nicholas Cage.

Para penggemar komik mengatakan investasi dalam bentuk buku komik dunia semakin populer pada masa melesunya ekonomi seperti sekarang ini.

Alasannya adalah karena buku komik langka yang dalam kondisi baik lebih berharga dari properti maupun saham dan kemungkinan besar harganya akan meningkat terus.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.