Perampok paling bodoh di Jerman divonis

Terbaru  3 Desember 2011 - 17:32 WIB
perampok jerman

Identitas pria ini diketahui dari sidik jari di pistol mainan.

Seorang pria berusia 57 tahun yang mencoba merampok kantor cabang bank yang sebenarnya telah tutup beberapa tahun lalu, divonis penjara oleh pengadilan di Jerman.

Koran Bild memberitakan pria tersebut diganjar hukuman penjara tujuh tahun setelah dinyatakan bersalah merampok bank di kota Walchum, Jerman utara, Mei lalu.

Kantor cabang bank yang menjadi sasaran telah ditutup dan beralih fungsi menjadi klinik fisioterapi.

Bank hanya meninggalkan satu mesin anjungan tunai mandiri di kantor tersebut.

Mengetahui bank sasarannya telah pindah, penjahat ini menyandera seorang wanita yang berada di lokasi kejadian dan meminta uang tebusan 10.000 euro.

Pistol mainan

Tidak begitu jelas bagaimana penyanderaan ini terjadi, yang pasti perampok tersebut, dengan bersenjatakan pistol mainan, memaksa wanita ini menarik uang 400 euro.

Pelaku kemudian melarikan diri dengan mobil curian.

Laporan kantor berita AFP menyebutkan pistol mainan pelaku tertinggal di kendaraan dan polisi kemudian bisa melacak identitasnya dengan melakukan analisis sidik jari.

Media di Jerman menyebut pelaku sebagai perampok paling bodoh dalam sejarah Jerman.

Dalam persidangan diketahui pria ini ternyata penjahat kambuhan.

Di masa lalu ia dinyatakan bersalah melakukan 22 tindak pidana.

Pengadilan menjatuhkan vonis penjara tujuh tahun antara lain karena ia penjahat kambuhan dan akibat tindakannya, seorang wanita yang menjadi korban masih mengalami gangguan kesehatan.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.